Ayah di Gowa Perkosa Anak Gadisnya Berulang Kali Hingga Hamil
Korban selama ini berada di bawah ancaman. Akhirnya pelaku bisa dengan leluasa menggauli korban.
GOWA, PEDOMANMEDIA - Seorang pria di Kabupaten Gowa tega memperkosa anak gadisnya hingga hamil. Perbuatan bejat itu dilakukannya berulang kali.
Kepolisian mengonfirmasi, pelaku berinisial RN kini masih dalam pengejaran. Ia melarikan diri saat perbuatannya terbongkar dan nyaris dihakimi warga.
"Sekarang masih dalam pengejaran petugas," ujar Kasi Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Ahad (5/12/2021).
Dituturkan Tambunan, kasus tercela ini terungkap setelah korban, RI (18) menceritakan semuanya kepada adiknya, MI. RI mengaku dirinya tengah hamil dan mengandung bayi dari hasil perlakuan RN yang tak lain adalah bapaknya sendiri.
RI mengaku, perkosaan itu dilakukan sang ayah berulang kali.
"Korban selama ini berada di bawah ancaman. Akhirnya pelaku bisa dengan leluasa menggauli korban," terang Tambunan.
Usai mendengar cerita kakaknya, MI lalu memberitahukan perihal kejadian tersebut kepada pihak keluarga. Dari keluarga, cerita kehamilan RI akhirnya tersebar ke warga kampung.
"Warga sekitar pun turut marah. Mereka langsung beramai-ramai mencari pelaku," kata Tambunan.
Namun, setelah dicari pelaku sudah tidak berada di rumahnya. Warga kemudian melampiaskan amarahnya dengan cara merusak rumah dan barang-barang milik pelaku.
Kata Tambunan, aksi perusakan itu berlangsung pada Rabu (1/12/2021) malam di Desa Barembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Warga sudah siap menghakimi RN
Akhirnya pada Rabu malam polisi diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan RN. Proses evakuasi RN berlangsung menegangkan.
Pasalnya, warga sudah mengepung rumah RN. Warga beramai ramai hendak menghakiminya. Polisi kewalahan menghalau massa yang jumlahnya cukup besar.
Di situ, lanjut AKP Tambunan, keadaan pun mulai tidak terkendali. Sampai akhirnya RN akhirnya berhasil lolos dari kawalan polisi dan melarikan diri.
"Pelaku kami sempat berhasil amankan dari kepungan warga namun terjadi insiden saat proses evakuasi dan ini dimanfaatkan oleh tersangka untuk melarikan diri," ungkap Tambunan.
Polisi berpangkat tiga balok itu pun mengaku bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Pelaku masih dalam pengejaran kemudian para saksi korban kita telah amankan, dan kasus ini tengah diambil alih oleh Unit PPA Polres Gowa," terang AKP Mangatas Tambunan.
