Rabu, 29 Desember 2021 17:57

Karang Taruna Sulsel Ambil Alih Sekretariat, Andi Ina Diminta Hentikan Kegaduhan

Kader Karang Taruna Sulsel mengambil alih sekretariat di Jalan AP Pettarani, Makassar.
Kader Karang Taruna Sulsel mengambil alih sekretariat di Jalan AP Pettarani, Makassar.

Kubu Andi Ina dinilai telah menimbulkan kegaduhan dengan mengatasnamakan diri sebagai Ketua Karang Taruna Sulsel.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Ratusan kader Karang Taruna melakukan aksi damai dan mengambil alih sekretariat Karang Taruna Sulsel di Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (29/12/2021). Mereka menegaskan tak ada dualisme kepemimpinan di Karang Taruna.

"Alhamdulillah, hari ini Sekretariat Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan telah kita ambil alih," tegas Ketua Karang Taruna Sulsel Harmansyah di sela-sela aksi, siang tadi.

Harmansyah mengatakan, tidak boleh ada lagi kelompok yang menyalahgunakan fasilitas sekretariat dengan mengatasnamakan Karang Taruna. Ia menegaskan, Karang Taruna Sulsel hanya satu. Tak ada dualisme.

Baca Juga

"Sekarang kita telah kembali ke rumah sendiri. Mari kita jaga sekretariat ini. Saya tegaskan sekali lagi tak ada dualisme di Karang Taruna. Karang Taruna hanya satu," ucap Harmansyah.

Aksi ratusan kader Karang Taruna Sulsel menuntut agar kubu Andi Ina Kartika Sari menghentikan propaganda. Kubu Andi Ina dinilai telah menimbulkan kegaduhan dengan mengatasnamakan diri sebagai Ketua Karang Taruna Sulsel.

"Kami sangat menyesalkan beredarnya banyak klaim dari Andi Ina yang membawa nama Karang Taruna. Sudah lah. Hentikan kebohongan ini," tandas Harmansyah.

Sebelum mengambil alih sekretariat, kader Karang Taruna Sulsel menyuarakan beberapa tuntutan.

1. Meminta Kepada ibu A Ina Kartika Sari Menunjukkan SK Pengesahan dari PNKT

2. Jika tidak dapat menunjukkan legalitas tertulis terkait kepengurusannya, maka segera hentikan kebohongan mengaku mengaku Ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan.

3. Meminta kepada Bapak Plt Gubernur untuk menjelaskan kondisi dan fakta terkait beredarnya klaim bahwa dikeluarkan SK pengukuhan kepada ibu A Ina Kartika Sari (terlampir).

4. Meminta kepada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan untuk segera mengosongkan sekretariat Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan.

5. Meminta kepada Kepala Dinas Provinsi Sulawesi Selatan anggaran yang telah digunakan oknum yang mengatasnamakan Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan untuk diaudit BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan.

6. Meminta kepada Badan Kehormatan DPR Provinsi Sulawesi Selatan untuk melakukan panggilan terhadap ibu A Ina Kartika Sari karena telah mengatasnamakan dirinya sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan yang sah.

"Karena Andi Ina tidak bisa menunjukkan SK pengangkatan yang sah maka sekretariat kami ambil alih. Dan kami minta seluruh aktivitas yang mengatasnamakan Karang Taruna dihentikan," imbuh Harmansyah.

Penulis : Supriadi
Editor : Muh. Syakir
#Andi Ina Kartika Sari #Karang Taruna Sulsel #Ketua Karang Taruna Sulsel Harmansyah
Berikan Komentar Anda