Kamis, 03 Februari 2022 17:01

Bupati Bulukumba Bicara Ngerinya Narkoba pada Anak: Jangan Coba-coba

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf membuka musrenbang anak.
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf membuka musrenbang anak.

Di hadapan peserta dan tamu undangan, Andi Utta mengingatkan untuk berbuat lebih demi menyelamatkan generasi.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf mengingatkan orang tua dan seluruh perangkat sosial akan ngerinya efek narkoba pada anak. Narkoba adalah sumber kerusakan generasi.

"Jangan coba-coba sentuh narkoba. Sebab ini akan merusak generasi kita ke depan," kata Bupati yang akrab disapa Andi Utta saat membuka kegiatan pelibatan anak dalam pembangunan atau musrenbang anak di Aula Kantor Bappelitbangda, Kamis (3/2/2022).

Di hadapan peserta dan tamu undangan, Andi Utta mengingatkan untuk berbuat lebih demi menyelamatkan generasi.

Baca Juga

"Harus ada upaya luar biasa menyelamatkan anak dari narkoba. Masifnya peredaran narkoba adalah tantangan bersama," katanya.

Andi Utta mengaku bangga dengan anak-anak Bulukumba. Olehnya ia meminta anak untuk benar-benar menuntut ilmu dengan baik, serta mengembangkan kreativitas dan inovasi di era kompetitif saat ini.

"Teknologi semakin canggih. Sehingga anak-anak lebih mudah menuntut ilmu. Wawasan dan inovasi anak tidak boleh diremehkan. Mereka bisa jadi lebih up to date," katanya.

Ia menuturkan melalui musrenbang anak ini, usulan-usulan atau aspirasi anak dari sepuluh kecamatan di Bulukumba, dapat dipilah berdasarkan skala prioritas.

Sebab, menurut bupati berlatar pengusaha itu, Bulukumba harus dibangun secara bersama-sama dengan mindset atau pola pikir yang lebih profuktif.

"Saya kerja 24 jam sekalipun, tak akan bisa tanpa kita semua. Mari sama-samaki bangun Bulukumba. We love Bulukumba," ujarnya.

Andi Utta lebih dalam menambahkan, forum Musrenbang Anak ini sebagai ajang belajar untuk menyampaikan pendapat secara demokratis, berkarakter kearifan lokal, yaitu sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge.

"Alhamdulillah pelaksanaan ini dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Jadi ke-62 Kabupaten Bulukumba. Bismillahirrahmanirrahim, Musrenbang Anak saya buka dengan resmi," tegasnya kemudian menutup sambutan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bulukumba Dr Wahyuni menerangkan bahwa Musrenbang ini, merupakan amanah Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Nomor 12 Tahun 2015 tentang Panduan Partisipasi Anak dalam Pembangunan.

"Di Bulukumba dilaksanakan sejak 2018 hingga kini 2022. Artinya sudah dilaksanakan selama lima tahun. Untuk tagline musrenbang anak tahun ini 'Aku Mau 100 Persen Didengar'," jelasnya.

Penajaman tagline Musrenbang Anak kali ini, lanjut Wahyuni, diharapkan agar usulan-usulan anak di sepuluh kecamatan di Bulukumna dapat didengar pemerintah, sehingga anak-anak ikut berpartisipasi dalam pembangunan.

Wahyuni menjelaskan, Musrenbang dimulai di tingkat kecamatan selama lima hari atau dua kecamatan per hari. Setelah rampung, baru dilaksanakan Musrenbang di tingkat kabupaten.

"20 orang mewakili suara anak saat Musrenbang tingkat kecamatan. Usulan-usulan itu terkait sosial, ekonomi dan fisik atau sarana prasarana," imbuhnya.

Sementara, Ketua Forum Anak Panritalopi, M Rari Ikhfatullah mengatakan, pihaknya mengusul program-program unggulan yang lahir di tingkat kecamatan. Hanya saja, program tersebut akan dikerucutkan di musrenbang anak kabupaten, pada hal-hal bersifat prioritas.

"Beberapa usulan kecamatan meminta adanya program sosialisasi pencegahan pernikahan usia anak, sosialisasi antinarkotika, sosialisasi pencegahan stunting dan lainnya," katanya.

Pada pembukaan musrenbang tersebut, Bupati Andi Utta juga melantik pengurus Forum Anak Panritalopi, disaksikan langsung Wakil Ketua DPRD Hj Aminah Syam, sejumlah kepala OPD dan tamu undangan.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Narkoba #Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf #Musrenbang Anak
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer