Selasa, 08 Februari 2022 21:37

Fantastis! Pembangunan RS Otak-Jantung di Makassar akan Habiskan Rp1,2 T

Penandatanganan rencana pembangunan RS Otak dan Jantung di CPI Makassar.
Penandatanganan rencana pembangunan RS Otak dan Jantung di CPI Makassar.

Apalagi nantinya gedung ini tak hanya untuk penanganan perawatan kesehatan, namun bisa menjadi tempat riset.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kementerian Kesehatan RI menggelontorkan Rp1,2 triliun untuk pembangunan UPT RS Vertikal Makassar yang akan menjadi pusat penanganan otak, jantung dan kanker. RS ini akan dibangun di Centre Point of Indonesia (CPI) Makassar.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Abdul Kadir, pada saat berkunjung ke Kantor Gubernur Sulsel, Senin (7/2/2022).

"Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel yang mendukung pembangunan di Rumah Sakit Otak, Jantung, Kanker Terpadu di CPI. Total anggaran Rp1,2 triliun. Untuk tahun ini kita anggarkan Rp400 miliar," ujarnya.

Baca Juga

Menurutnya, dipilihnya kota Makassar untuk pembangunan RS bertaraf internasional dengan tiga tower ini dikarenakan lokasi yang strategis untuk wilayah Timur Indonesia. Makassar adalah representasi KTI. Selain itu kesiapan infrastruktur juga terbilang layak.

"Karena kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan pintu masuknya Indonesia timur atau hub-nya. Kita harap dengan RS ini akan ada peningkatan derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, anggaran Rp1,2 triliun untuk pembangunan tower building RS Otak Jantung dan Kanker, dengan multiyears akan dimulai 2022 dengan standard international. Prosesnya diupayakan berkesinambungan sehingga progresnya akan lebih cepat.

"Insya Allah akan segera hadir dengan ditandatanganinya hibah tanah pada hari ini. Sekaligus menjadi awal kita menuju rencana program perbaikan derajat kesehatan di masa depan," ungkapnya.

Apalagi nantinya kata Sudirman, gedung ini tak hanya untuk penanganan perawatan kesehatan. Namun juga  menjadi pusat pengembangan dan riset.

"Ini juga nantinya akan menjadi rumah sakit riset sehingga akan memiliki nilai peluang pengembangan diri kepada para makes lokal," ucapnya.

Menurut Sudirman, komitmen dengan Kemenkes RI juga akan mengakomodir 20% kebutuhan nakes dari pemprov. Mereka akan menjadi tenaga SDM dalam operasional RS nanti.

"Kita tahu bahwa Sulsel termasuk penyumbang terbesar pada angka kematian jantung nasional. Jadi sudah sepatutnya memiliki RS Standard International Otak Jantung dan Kanker," pungkasnya.

Penulis : Supriadi
Editor : Muh. Syakir
#CPI Makassar #Pemprov Sulsel #RS Otak dan Jantung #Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman
Berikan Komentar Anda