GOWA, PEDOMANMEDIA - Polres Gowa masih menyelidiki asal usul dan pemilik pohon ganja yang ditemukan tak jauh dari Kampus UIN Alauddin, Selasa kemarin (8/2/2022). Polisi mengaku belum mendapatkan petunjuk terkait temuan itu.
"Setelah kami mendapatkan informasi dari unit Intel Kodim 19 Gowa terkait penemuan pohon ganja, kami langsung kembali ke TKP penemuan yang diduga ganja tersebut. Sekarang masih diselidiki," ujar Kasat Narkoba Polres Gowa AKP Saharuddin, Rabu (9/2/2022).
Pohon ganja pertama kali ditemukan seorang warga. Selanjutnya dilaporkan ke pihak Intel Kodim 1409 Gowa. Usai mengamankan tanaman ganja itu, pihak Kodim meneruskannya ke Polres Gowa.
Saharuddin mengaku mengaku akan terus melakukan penyelidikan terkait temuan itu. Pihaknya pun akan memeriksa sejumlah saksi termasuk ibu IR yang menemukan tanaman ganja itu pertama kali.
"Tentu ini akan terus kami lakukan penyelidikan karena kami juga sementara akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi terutama si ibu yang pertama kali menemukan pohon tersebut. Kemudian kami juga akan membawa ke labfor untuk diperiksa dulu kebenaran tanaman ini," katanya
Sementara itu, Kasi Humas
Polres Gowa AKP Tambunan menyebut, pihaknya masih akan memeriksa kebenaran terkait tanaman tersebut. Pihaknya akan membawa tanaman itu labfor untuk memeriksa apa benar tanaman itu ganja atau bukan.
“Tanaman yang diduga pohon ganja akan dibawa ke Labfor Polda Sulsel untuk diteliti guna memastikan apakah tanaman tersebut berupa ganja atau tidak,” ujar AKP Tambunan, Rabu saat merilis kasus temuan itu di Mapolres Gowa, Rabu (2/9/22) siang tadi.
Polisi tiga balok itu pun juga mengaku sampai saat ini pihak Kepolisian Resor Gowa telah menginterogasi 2 orang saksi dan direncanakan akan kembali mendatangi TKP untuk menyisir TKP guna mencari barang bukti lainnya.
“Tanaman tersebut hanya 1 batang saja dan tingginya kurang lebih 1 meter kemudian pada bagian akar dibungkus dengan sebuah kantong beras yang masih utuh,” jelas AKP Tambunan.
Lebih jauh, Tambunan menegaskan bahwa tanaman ini ditemukan di atas lahan yang penuh dengan alang-alang dan bukan ditanam di kampus UIN.
“Tanaman ini ditemukan saksi di atas lahan dan dalam kondisi tidak tertanam lalu pada bagian bawah tanaman (akar) dibungkus dengan karung,” katanya.
BERITA TERKAIT
-
Polisi Bekuk 7 Pelaku Curanmor di Gowa, 23 Sepeda Motor Disita
-
Operasi Pekat 2025, Polres Gowa Amankan 270 Pelaku Kejahatan
-
Polisi: Gadis Ditemukan Tewas di Sawah Gowa Dibunuh Pacar, Sedang Hamil
-
Annar Sampetoding Diperiksa Hingga Subuh Terkait Sindikat Uang Palsu UIN Alauddin
-
2 ASN Sulbar Ditangkap Terkait Sindikat Uang Palsu di UIN Alauddin