IWO Toraja Raya Terbentuk, Theo: Pemerintah Terbuka dengan Kritik
Justru dengan independensi, pers bisa melihat proses pembangunan di daerah secara objektif.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Toraja Raya resmi dikukuhkan, Senin (7/3/2022). IWO diharapkan menjadi wadah profesional yang bisa menjaga maruah pers.
Hadir dalam pelantikan tersebut, Bupati Tana Toraja, Wakil Bupati Tana Toraja, Wakil Bupati Toraja Utara, Ketua DPRD Tana Toraja bersama anggota DPRD, Kajari Tana Toraja, Wakapolres, Ketua KPU Tana Toraja dan Toraja Utara, serta forkopimda lainnya.
Bupati Tator Theofilus Allorerung mengatakan, Ikatan Wartawan Online (IWO) Toraja Raya tentu memiliki semangat profesionalitas. IWO tak sekadar dituntut bekerja untuk membesarkan organisasi, tapi juga menjadi corong edukasi bagi publik.
"Karena itu seluruh pengurus benar-benar dituntut bisa memelihara profesionalisme dan independensi pers. Kita harapkan semoga momentum pelantikan ini akan menjadi cambuk dalam menjaga maruah organisasi ini," kata Bung Theo sapaan akrab Theofilus.
Dalam kondisi pandemi Covid-19, kata Theo, IWO Toraja Raya dapat mengambil peran. Karena selama pandemi, pers telah menunjukkan kontribusi besarnya.
"Banyak hal yang menjadi perhatian kita bersama, pembelajaran, edukasi masif kepada masyarakat menuju new normal ke depan. Dan pers telah berada di jalurnya dalam membantu pemerintah," tuturnya.
Theofilus juga menegaskan, bahwa pemerintah daerah membuka diri untuk dikritik. Menurutnya kritikan adalah suatu yang wajar dalam akselerasi kegiatan sosial kemasyarakatan, pembangunan, dan penyelenggaraan pemerintahan.
"Untuk itu pemda terbuka. Kita sadar kritik adalah bagian dari pembangunan. Tapi tentu saja kritik itu harus konstruktif dan dibangun di atas semangat independensi," ujar Theo.
Sebagai lembaga independen yang mengusung idealisme pers, IWO diharapkan menjadi mitra pemerintah. Kata Theo, hubungan kemitraan tidak harus mengganggu sikap independen dan idealisme pers.
"Tidak mesti semangat independen pers membuat kita tidak bisa berdekatan. Independen dalam hal ini adalah sikap dan pikiran yang dimaksud," jelas bupati dua periode tersebut.
Menurut Theo, justru dengan independensi, pers bisa melihat proses pembangunan di daerah secara objektif.
Akhir sambutannya, Theo meminta agar pengurus IWO provinsi dan pusat memberi bimbingan kepada pengurus IWO Toraja Raya agar bisa lebih baik lagi. Karena organisasi ini punya tanggung jawab moral dalam mengusung kerja-kerja jurnalistik yang profesional.
"Selamat untuk IWO Toraja Raya. Jaga kekompakan dan semangat kekeluargaan," tutup Theo.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
