Muh. Syakir : Minggu, 08 Mei 2022 11:41
Tjahjo Kumolo

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo meminta kontrol terhadap kinerja ASN tetap diawasi selama penerapan work from home (WFH). WFH berencana diterapkan selama sepekan mulai Senin 9 Mei untuk mencegah kepadatan arus balik.

Berita ini menempati TOP SEPEKAN PEDOMANMEDIA, pekan ini. Selain itu ada kabar soal bursa capres Partai NasDem. Ada 3 nama yang mengemuka di bursa capres NasDem. Ada Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa.

Kami mengulasnya kembali untuk pembaca.

Kebijakan WFH menurut Tjahjo cukup realistis. Cara ini setidaknya bisa menekan ledakan arus balik yang memungkinkan memicu kondisi keamanan yang lebih buruk.

"Tetapi kinerja ASN harus tetap dikontrol agar pelayanan tidak terganggu. Kita harapkan pemkab mempersiapkan jadwal WFH dengan baik," ujar Tjahjo.

Untuk itu, Tjahjo meminta seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) agar mengatur jadwal WFH di instansi masing-masing. Tjahjo mengatakan, WFH tidak boleh mengganggu pelayanan, urusan administrasi, serta layanan pemerintahan lainnya.

Sebab, instansi pemerintah telah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang memungkinkan ASN bekerja tanpa batas ruang dan fleksibel menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang ada.

Libur Sekolah Diperpanjang sampai 12 Mei

Selain itu, sistem WFH juga dapat memberi waktu bagi ASN dan keluarganya yang baru kembali dari kampung halaman untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"WFH juga bisa jadi kesempatan untuk isoman agar mencegah adanya pertambahan kasus Covid-19,” ujar Tjahjo.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan saran kepada instansi pemerintah dan swasta untuk menerapkan kebijakan WFH setelah momen Lebaran berakhir. Hal ini untuk mencegah terjadinya kemacetan saat arus balik.

Menurutnya, kebijakan WFH dapat diterapkan selama satu minggu setelah puncak arus balik Lebaran yang jatuh pada 8 Mei 2022.

"Kita juga mengimbau untuk mengurai arus balik, khususnya bagi instansi- instasi baik itu swasta atau pemerintah yang masih mungkin untuk satu minggu ini, bisa melaksanakan aktivitas dengan menggunakan media yang ada ,seperti online maupun work from home," katanya Kapolri.

Akan Diajukan di Rakernas

Partai NasDem akan menyodorkan tiga nama bakal calon presiden kepada Surya Paloh pada rakernas Juni nanti. Tiga nama ini akan ditentukan Paloh siapa yang bakal diusung NasDem.

"Ada 3 nama. Tentu dengan kriteria yang telah ditetapkan. Nanti ketiganya diajukan di rakernas Juni 2022. Dan Ketum Surya Paloh akan menentukan siapa yang bakal diusung di Pilpres 2024," ujar Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya, kepada wartawan, Selasa (3/5/2022).

Rakernas Partai NasDem akan digelar 15-17 Juni di Jakarta Convention Center atau JCC. Hajatan besar itu yang bakal dihadiri ribuan kader NasDem.

Willly menjelaskan, dari tiga nama capres yang diserahkan, Surya Paloh akan menentukan siapa yang bakal diajukan NasDem di Pilpres 2024. Penyerahan dan penentuan nama capres ini, menurutnya akan ditentukan pada peta koalisi nanti.

"Semua juga tegantung peta koalisi nanti. Makanya Pak Surya Paloh akan mempertimbangkan semua antara figur dan koalisi, " terang Willy.

Willy mengaku NasDem telah membangun komunikasi dengan beberapa parpol. Tentu kata dia, komunikasi itu di dalamnya termasuk koalisi dalam mengusung capres.

Ditanya soal figur yang memungkinkan diusung, Willy enggan merinci. Menurutnya terlalu dini ia berbicara soal itu.

"Kan nanti di rakernas akan muncul. Setelah itu disaring lagi," ucapnya.

Soal kriteria kata Willy tentu saja figur terbaik. Figur yang sejalan dengan visi partai dan merepresentasi Indonesia.