TOP SEPEKAN: Gaji ke-13 Cair 1 Juli, Ngebet Nyapres, PDIP Persilakan Ganjar 'Out'
Dengan proses yang ada cepat atau lambatnya pencairan gaji ke-13 sesuai dengan pengajuan yang dilakukan setiap satuan kerja.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Pemerintah akan membayarkan gaji ke-13 ASN pada 1 Juli mendatang. Kementerian Keuangan memastikan seluruh mekanisme telah berjalan.
Kabar ini menjadi berita terpopuler dalam TOP SEPEKAN PEDOMANMEDIA, pekan ini. Kabar lain dari dunia politik pascarakernas PDIP. PDIP mempersilakan kader keluar dari barisan jika masih memburu ambisi pribadi.
Kami mengulas kembali dua berita ini dalam TOP SEPEKAN.
Direktur Pelaksanaan Anggaran Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu Tri Budhianto mengatakan akan membayar gaji ke-13 1 Juli nanti.
"Pembayaran gaji ke-13 akan dilakukan mulai tanggal 1 Juli," ungkap Tri Budhianto dikutip detikcom, Selasa (21/6/2022).
Tri mengatakan proses pencairan gaji ke-13 sudah bisa dilakukan mulai 23 Juni oleh satuan kerja kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Di 23 Juni proses rekonsiliasi alias pencocokan data gaji dilakukan, dan tanggal 24 Juni pengajuan surat permintaan (SPM) gaji ke-13 sudah dapat dilakukan.
Diharapkan dengan pengurusan yang lebih cepat, gaji ke-13 bisa mulai cair dan dinikmati abdi negara per tanggal 1 Juli 2022.
"Proses pencairan diatur lebih cepat mulai tanggal 23 Juni sebagai bagian dari pelayanan DJPb dan merupakan strategi agar tidak terjadi bottleneck pencairan dana di tanggal 1 Juli. Dengan demikian diharapkan pada tanggal 1 Juli sebagian besar satker sudah dapat dibayarkan gaji ke-13-nya," papar Tri.
Dengan proses yang ada cepat atau lambatnya pencairan gaji ke-13 sesuai dengan pengajuan yang dilakukan setiap satuan kerja. Pengajuan di atas 1 Juli pun akan tetap dilayani.
"Untuk satker yang mengajukan pencairan setelah tanggal 1 Juli tetap akan dilayani dan dibayarkan gaji ke-13-nya," ujar Tri.
Tak Mengekang Kader
PDIP memberikan pilihan kepada Ganjar Pranowo untuk ikut pada ketetapan partai atau keluar demi memburu ambisi pribadi. PDIP mengaku tak akan mengekang kader yang tak mau menyatu.
"Kita persilakan kader yang tak mau menyatu dengan partai. Karena di partai itu kader menyatu untuk kepentingan bangsa. Kalau ada yang memburu ambisi pribadi silakan," ketus Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Rabu (22/6/2022).
Menurut Hasto, PDIP tak pernah mengekang kader untuk memilih kepentingan yang bersifat personal. Tetapi jika masih menginginkan menyatu bersama partai maka pilihannya hanya satu. Tunduk pada titah organisasi.
"Kalau mau menyatukan diri silakan dan konsekuensinya taat pada partai. Karena kita menyatu untuk kepentingan bangsa," jelas Hasto.
Hasto juga mengaku PDIP sama sekali tak terusik dengan manuver Partai NasDem yang mencalonkan Ganjar Pranowo. Menurutnya, PDIP fokus pada urusan yang lebih besar saat ini.
"Kami sedang fokus pada kepentingan rakyat. Adapun soal kader yang nyapres di partai lain, itu biasa. Alam demokrasi ini kan sah sah saja," katanya.
Sebelumnya di pembukaan Rakernas PDIP, Megawati Soekarnoputri mengingatkan para kader agar tak terlalu banyak bermanuver menjelang pilpres. Ia menyebut, capres PDIP adalah hak prerogatifnya. Kader yang tak tunduk pada kebijakan partai dipersilakan keluar.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
