MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Sulsel berharap agar pemuda yang menjadi pelaku usaha tani atau yang lebih dikenal sebagai petani milenial. Pemuda tani diminta berani merambah pasar yang lebih luas atau pasar global.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPP Pemuda Tani HKTI Sulsel Rachmat Sasmito saat memberikan sambutan pada pembukaan Workshop Peningkatan Akses Permodalan dan Pemasaran Pelaku Usaha Pemuda Tani HKTI Sulsel di Makassar, Sabtu (28/11/2020).
"Sudah saatnya petani milenial berani bermain di pasar global, produk pertanian kita harus bisa menembus pasar internasional," ungkap Rachmat.
Dalam workshop yang diikuti oleh 30 orang pemuda yang menjadi pelaku usaha tani ini, Rachmat menegaskan agar petani milenial tidak ragu untuk terus berusaha, masalah permodalan dan pemasaran akan dicarikan solusi bersama.
"Problem permodalan dan strategi pemasaran yang kadang menjadi kendala bagi pelaku usaha tani untuk bisa berkembang akan coba kita carikan solusi bersama melalui workshop ini," tegasnya.
Workshop yang akan berlangsung selama 2 hari ini menghadirkan narasumber dari Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Direktur Tim Sarana Ventura Sulsel Andi Hidayat Natsir (Coach Business Indonesia). Juga turut dihadirkan Sekretaris Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan Universitas Negeri Makassar Muhammad Farid serta Digital Brand Indonesia Ismawan Amir.
BERITA TERKAIT
-
Dinkes-Polres Torut Gelar Workshop Pelatihan Fasilitator Tracer Covid-19
-
Menkop UKM-HKTI Kolaborasi Dorong Kebangkitan Petani Milenial
-
Dukung Vaksinasi Covid-19, Pemuda Tani HKTI Sulsel: Jangan Percaya Berita Hoax
-
Ketum Pemuda Tani HKTI Bahas UU Cipta Kerja dalam Perspektif Politik Pertanian
-
Rachmat Sasmito Desak Pemprov Sulsel Ciptakan Petani Milenial