Sabtu, 20 Agustus 2022 09:51

Harga BBM Berpeluang Naik Pekan Depan, Pertalite Jadi Berapa?

Harga BBM Berpeluang Naik Pekan Depan, Pertalite Jadi Berapa?

Pemerintah mau menurunkan beban subsidi jauh di bawah Rp 502 triliun. Menaikkamn harga BBM adalah solusinya.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Harga bahan bakar minyak (BBM) kemungkinan naik pekan depan. Membengkaknya nilai subsidi hingga Rp502 triliun memaksa pemerintah menempuh kebijakan ini.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah memberi isyarat. Luhut mengatakan, Presiden Joko Widodo akan segera mengumumkannya.

Dia menyatakan saat ini pemerintah sedang berhitung untuk menaikkan harga BBM subsidi. Selama ini subsidi yang dikeluarkan lewat APBN untuk menahan harga BBM sudah terlalu membebani kocek negara.

Baca Juga

"Menaikkan harga Pertalite yang kita subsidi cukup banyak dan juga itu solar, modeling ekonominya (hitung-hitungan) sudah dibuat. Nanti mungkin minggu depan Pak Presiden akan umumkan mengenai apa dan bagaimana mengenai kenaikan harga ini," papar Luhut dikutip detikcom.

Menurutnya, selama ini pun Jokowi sudah mengeluarkan berbagai indikasi bila subsidi tak lagi bisa ditahan.

"Presiden sudah indikasikan sudah tak mungkin kita pertahankan terus demikian," tegasnya.

Dia menilai kenaikan harga BBM jelas akan berpengaruh besar terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Namun, dampak dari inflasi tersebut sedang dihitung-hitung dengan rinci oleh pemerintah agar masyarakat tak juga ikut terbebani dengan kenaikan harga BBM.

"Kemarin saya minta tim untuk modeling inflasi kita. Inflasi itu tergantung kenaikan berapa nanti solar dan berapa Pertalite," sebut Luhut.

Luhut bilang pemerintah mau menurunkan beban subsidi jauh di bawah Rp 502 triliun. Berbagai langkah juga disiapkan untuk membuat hal tersebut bisa terjadi.

Misalnya saja pengalihan kendaraan dari berbasis BBM jadi berbasis listrik, hingga penggunaan bensin campuran kelapa sawit B40.

"Karena kemarin subsidi kita Rp 502 triliun, kita harap bisa ditekan ke bawah. Misalnya dengan pengurangan motor dan mobil combustion diganti listrik, kemudian B40," sebut Luhut.

Sebagai informasi, harga BBM Pertalite masih bertahan di Rp 7.650/liter. Berbeda dengan BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex yang kembali naik pada awal Agustus.

Harga Pertamax Turbo di Jakarta naik menjadi Rp 17.900/liter dari sebelumnya Rp 16.200/liter. Artinya, Pertamax Turbo naik Rp 1.700.

Harga Dexlite naik menjadi Rp 17.800/liter dari sebelumnya Rp 15.000/liter. Kemudian, harga Pertamina Dex menjadi Rp 18.900/liter dari sebelumnya Rp 16.500/liter.

Editor : Muh. Syakir
#BBM Naik #BBM Subsidi #Luhut Binsar Pandjaitan
Berikan Komentar Anda