JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Pemerintah resmi melakukan penyesuaian tarif ojek online. Tarif ojol ditetapkan naik dan mulai diberlakukan 10 September.
Kabar ini menempati rating terpopuler TOP SEPEKAN PEDOMANMEDIA, pekan ini. Lalu disusul satu berita lainnya yakni beredarnya chatingan politik Wabup Gowa Abdup Rauf Malaganni (Dg Kio). Kabar politik dari Gowa ini juga mendapat respons dari publik.
Kami mengulasnya kembali.
Kebijakan kenaikan tarif ojol ditempuh setelah sempat tertunda pekan lalu. Keputusan pemerintah diambil usai mengalkulasi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.
Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno menyatakan kenaikan tarif dilakukan dalam 3 hari ke depan. Menurutnya, skema kenaikan telah mempertimbangkan semua sisi.
"Penyesuaian biaya jasa dilakukan dalam rangka adanya penyesuaian komponen biaya jasa seperti BBM, UMR, dan komponen perhitungan jasa lainnya," ujar Hendro dalam konferensi pers virtual, Rabu (7/9/2022).
"Tanggal 10, 00.00 WIB itu sudah berlaku tarif baru setelah keputusan ini diputuskan," lanjutnya.
Berikut ini rincian kenaikan tarif ojol baru yang dipaparkan oleh Hendro:
Tarif Ojol Zona I (Sumatera, Bali, dan Jawa selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi)
Biaya jasa batas bawah : Rp 2.000 per km
Biaya jasa batas atas : Rp 2.500 per km
Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa per 4 km pertama antara Rp 8.000 sampai Rp 10.000
Tarif Ojol Zona II (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi/Jabodetabek)
Biaya jasa batas bawah : Rp 2.550 per km
Biaya jasa batas atas : Rp 2.800 per km
Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa per 4 km antara Rp 10.200 sampai Rp 11.200
Tarif Ojol Zona III (Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku dan Papua)
Biaya jasa batas bawah : Rp 2.300 per km
Biaya jasa batas atas : Rp 2.750 per km
Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa per 4 km antara Rp 9.200 sampai Rp 11.000.
Sikap Politik Dg Kio
Sebuah tangkapan layar berisi percakapan Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Malaganni via Grup WhatsApp beredar luas di masyarakat. Dalam percakapan itu, Wabup menyatakan siap mau di Pilkada Gowa.
"Sampaikan kepada seluruh keluarga, saya maju jadi kosong satu Gowa," begitu tulis Wabup. Sontak percakapan ini menyebar di beberapa Grup WA dan mengundang banyak komentar.
Dalam tangkapan layar itu, tulisan Wabup direspons beberapa orang. Ada yang menjawab Alhamdulillah. Ada juga yang memberi komentar Bismillah dan menyertakan foto Wabup Abdul Rauf.
Pernyataan eksplisit Wabup ini sekaligus menjawab spekulasi sikap politiknya yang terkesan ngambang selama ini. Inilah kali pertama Rauf menyatakan sikap maju di Pilkada Gowa.
Sebelum perbincangan internal keluarga Wabup Gowa tersebar, terlihat di beberapa titik di kecamatan terpajang spanduk dan baliho bertuliskan DK 99. DK 99 merujuk pada nama Rauf yang artinya Daeng Kio.
Hasil pantauan PEDOMANMEDIA, perlahan namun pasti kutub Karaeng Kio mulai dikibarkan. Usai merilis spanduk "DK 99", di mulai di jantung Gowa, Kecamatan Somba Opu, spanduk "Bismillah ARK For 01" juga dipajang dan kini sudah menyebar di 18 kecamatan di Gowa.
Ridwan Gading salah satu politisi Kecamatan Bontonompo mengaku sosok Karaeng Kio memimpin Gowa adalah tepat.
"Beliau sosok birokrat yang bisa jadi teladan serta paham arah pulau yang hendak diraih melanjutkan nahkoda kapal besar di Gowa," urainya Sabtu sore (10/9).
Sedangkan Ramli Tojeng aktivis LSM Gowa secara gamblang menyatakan dukungan terhadap sosok Abdul Rauf Malaganni.
"Gowa butuh pemimpin yang tegas dan merakyat. Bismillah adalah solusi untuk melanjutkan pembangunan di Gowa yang telah dirintis secara baik oleh Pak Adnan Purichta IYL," terang Ramli Tojeng.
Pascabaliho Abdul Rauf Malaganni menyebar di semua kecamatan di Gowa, polarisasi perlahan mulai terlihat. Di beberapa warkop dan kedai kopi di Sungguminasa, diketahui menjadi basis dari pendukung masing masing.
Kubu "Aura" yang merupakan barisan Amir Uskara, diketahui bermarkas dekat Jalan Masjid Raya. Sementara "Gowa Berua", barisan Darmawangsa Muin bertitik depan Kodim Gowa.
Adapun kubu " Bismillah" Abdul Rauf Malaganni tepat berada di depan Perumahan Citra Garden Somba Opu. Kubu "Kita Gowa" tagline Husniah Talenrang bermarkas di dekat Masjid Pandang Pandang Gowa.
Penulis: Yos Rizal
BERITA TERKAIT
-
TOP SEPEKAN: Kejati Sulsel Telisik Dugaan Bagi-bagi Duit di Kasus Bibit Nanas; 2 Wanita Makassar Diburu Kasus Narkoba
-
TOP SEPEKAN: Polisi Tembak Pelaku Curanmor di Wajo; Raja Tambang Kalteng Samin Tan Ditahan
-
TOP SEPEKAN: KPK Telisik TPPU Bupati Pekalongan; AKP Muh Arif jadi Kasatnarkoba Polres Torut
-
TOP SEPEKAN: Irma Bongkar Dedy-Andre Terima Duit Bandar Narkoba; Bareskrim Tangkap Ko Erwin
-
TOP SEPEKAN: Istri Anggota DPRD Sulsel Tewas Kecelakaan, 2 Pentolan KKB Pembunuh Polisi Ditangkap