TATOR, PEDOMANMEDIA - Pemkab Tator bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin dalam proyek pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di RSUD Lakipadada dan sembilan puskesmas di Tator
Kerjasama ini dalam rangka pendampingan dan pembinaan dengan melibatkan ahli di bidang kesehatan lingkungan dalam proses pembangunan IPAL di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Tator.
Selain itu, Unhas juga mengutus Guru Besar FKM Prof Dr Anwar Daud meninjau instalasi IPAL RSUD Lakipadada yang saat ini masih dalam tahap pembangunan, namun tak lama lagi rampung.
"Pembangunan instalasi IPAL RSUD Lakipadada sudah sesuai standar dan komponen-komponennya juga sudah sangat lengkap," ujar Prof Anwar Daud saat memantau pembangunan instalasi IPAL RSUD Lakipadada, Rabu (9/9/2020).
Prof Anwar Daud mengatakan, salah satu komponen penting dalam pembangunan IPAL yang sesuai standar rumah sakit adalah komponen HC yang berfungsi untuk mengolah limbah, terutama yang bersumber dari laboratorium yang banyak mengandung bahan kimia berbahaya dan beracun.
Limbah yang sudah diolah HCM itu lalu dialirkan ke reaktor (aerob/anaerob) yang berfungsi untuk membunuh bakteri. Limbah yang sudah diolah oleh reaktor harus diolah lagi oleh membran yang berfungsi untuk menyaring partikel-partikel kecil yang tidak tersaring oleh reaktor.
BERITA TERKAIT
-
APH Didesak Usut Anggaran Pelatihan di RSUD Lakipadada Tator, Nilainya tak Rasional
-
Serapan Anggaran 2022 Rendah, RSUD Lakipadada Tator Disoroti
-
FKM Unhas Lakukan Studi Pengolahan Limbah di UPT PAL Dinas PU Makassar
-
Kajari Tator Ditantang Usut Penggunaan Anggaran Covid-19 di RSUD Lakipadada
-
Tator Tambah 1.000 Kasus, DPRD Kritik Satgas dan RSUD Lakipadada