Senin, 17 Oktober 2022 10:25

Mantan Ketua Bawaslu RI Nilai Disabilitas Berperan Kampanyekan Tolak Politik Uang

Diskusi di media center Bawaslu Bulukumba, Ahad (16/10/2022).
Diskusi di media center Bawaslu Bulukumba, Ahad (16/10/2022).

Ia menyebut peran penting penyandang disabilitas dalam proses kemajuan demokratisasi di Indonesia.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Mantan Ketua Bawaslu RI Abhan bicara penguatan pemahaman pemilu kepada disabilitas di Bulukumba. Ia menilai, ada nilai plus jika disabilitas mengampanyekan di masyarakat untuk tolak politik uang.

"Siapa saja yang punya menjadi hak pilih, maka itu bisa potensi jadi sasaran politik uang. Nah, penyandang disabilitas adalah orang yang punya hak pilih," kata Abhan kepada wartawan seusai diskusi di media center Bawaslu Bulukumba, Ahad (16/10/2022).

Ia menyebut peran penting penyandang disabilitas dalam proses kemajuan demokratisasi di Indonesia. Katanya kenapa tidak, jika kelompok penyandang disabilitas mengampanyekan tolak politik uang di masyarakat.

Baca Juga

"Saya kira jadi nilai plus jika kelompok penyandang disabilitas mengampanyekan secara terus menurus di masyarakat untuk menolak politik uang" kata Abhan, Ketua Bawaslu RI periode 2017-2022.

"Tentu tak hanya disabilitas. Yang lain juga sama. Mari kita gerakkan kampanye pemilu yang bersih, luber, jurdil dan damai," sambungnya.

Abhan lebih dalam mengapresiasi langkah Bawaslu Bulukumba yang telah melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan penyandang disabilitas.

Hal itu, katanya, sekaligus sebagai langkah konkret dalam memberikan penguatan pemahaman pemilu kepada penyandang disabilitas Bulukumba

"Masyarakat juga bisa mengawasi agar penyelenggara pemilu tetap menjaga independesinya," tuturnya.

Mantan Ketua Bawaslu Jawa Tengah ini, juga menyinggung hal-hal yang bisa mencederai proses demokrasi. Ia menyebut tak hanya politik uang dan netralitas ASN saja, tapi juga politisasi SARA, hoax, maupun ujaran kebencian.

"Saya kira ini menjadi atensi kepada Bawaslu untuk bisa melakukan pencegahan semaksimal mungkin. Dengan begitu pemilu bisa luber, jurdil dan damai, sehingga tidak terjadi konflik horizontal di masyarakat," ujar Abhan.

Pada diskusi ini, tampak dihadiri pimpinan Bawaslu Provinsi Sulsel Azri Yusuf, pimpinan Bawaslu Bulukumba Abd Rahman dan Bakri Abubakar, serta puluhan penyandang disabilitas di Kabupaten Bulukumba.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Disabilitas #Politik Uang
Berikan Komentar Anda