Kamis, 01 Oktober 2020 07:30

Liga 1 Mungkin Diundur Sampai Musim Depan, Klub Ungkap Ancaman "Kolaps"

Ilustrasi
Ilustrasi

Akan ada efek secara finansial yang akan dirasakan klub dari penundaan ini. Persiapan yang sudah matang, dan segala yang berhubungan dengan kebutuhan pemain telah dipenuhi. Tapi saat tiba-tiba ada penundaan, manajemen pasti menerima dampaknya.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Sejumlah klub Liga 1 menyatakan kekhawatiran diundurnya kompetisi dalam waktu panjang. Jika itu terjadi banyak klub yang terancam merugi.

"Tentu kekhawatiran itu dirasakan manajemen. Tapi kita tidak kaget karena itu hal biasa dalam faderasi," ungkap Manajer PSS Sleman Danilo Fernando.

Danilo mengatakan, akan ada efek secara finansial yang akan dirasakan klub dari penundaan ini. Persiapan yang sudah matang, dan segala yang berhubungan dengan kebutuhan pemain telah dipenuhi. Tapi saat tiba-tiba ada penundaan, manajemen pasti menerima dampaknya.

Baca Juga

Sekretaris Umum Persiraja Aceh, Rahmat Djailani, juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya seharusnya penundaan tidak dilakukan secara mendadak. Karena itu merugikan klub.

"PT LIB tidak profesional mengelola kompetisi. Seharusnya hal yang disiapkan pertama kali ketika memutuskan liga dilanjutkan ialah mengurus surat perizinan dari Kepolisian. Kami ini sudah bersiapan panjang. Tiba tiba batal. Inikan merugikan," kata Rahmat.

Ia juga mengaku khawatir vakumnya kompetisi membuat keuangan klub menjadi tak stabil. Ancaman "kolaps" bukan tidak mungkin mengancam klub klub.

CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin melihat penundaan itu karena aparat mempertimbangkan penyebaran pandemi yang masih tinggi. Namun ia juga memahami kekecewaan klub dan pemain.

"Secara finansial tentu ini berdampak pada klub. Kompetisi vakum artinya aktivitas sepak bola sebagai industri juga terhenti. Sementara pemain tetap dalam jaminan klub. Ya kita berharap semoga kompetisi bisa digulir secepatnya," kata Appi.

Sementara PT LIB dan PSSI masih berharap kompetisi bisa digulir November. Namun beberapa klub menilai waktunya terlalu mepet sehingga liga diusul sebaiknya dimulai musim depan.

Rahmad Darmawan, Pelatih Madura United setuju kompetisi ditunda tahun ini. Kompetisi kata dia sebaiknya menunggu musim baru.

"Itu lebih realistis. Kita menunggu musim baru Februari atau Maret nanti," katanya.

Editor : Muh. Syakir
#Liga 1 2020 #Shofee Liga 1 #Kompetisi Ditunda
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer