BANTAENG, PEDOMAN MEDIA - Kepala SMA Negeri 1 Bantaeng Wahid Hidayat menciptakan konsep sistem transit untuk memulihkan minat belajar siswa pascapandemi. Menurutnya, konsep tersebut adalah sebuah sistem untuk membuka ruang komunikasi antara guru dengan siswa di tempat tertentu.
Sehingga saat ini Ia telah menyulap teras kantor ruang kantornya menjadi sebuah cafe. Cafe tersebut dijadikan sebagai tempat bagi para pelajar untuk menyampaikan kepada gurunya tentang harapan dan keinginannya termasuk kendala yang dialami di sekolah.
"Istilah transit ini adalah siswa diberi ruang bertemu guru di suatu tempat untuk berkomunikasi", kata Wahid
Menurut Wahid, pasca Pandemi ini banyak hal yang harus dipulihkan kembali, seperti kedisiplinan, karakter belajar, serta manajemen waktu.
"Untuk memulihkan kembali hal itu, maka saya menciptakan sebuah konsep yang memudahkan para pelajar mengkomunikasikan apa yang dialaminya" tambahnya
Untuk memaksimalkan penerapan konsep tersebut kedepannya, Wahid akan membentuk Penasihat Akademik (PA) yang akan mendampingi peserta didiknya hingga tamat sekolah.
"Jadi kedepannya ada namanya PA, jadi siswa-siswi dampingannya bisa mengkomunikasikan masalah yang dialaminya ke PA nya," ujarnya.
Ia membeberkan rencana pembentukan PA tersebut terinspirasi dari sistem yang digunakan oleh perguruan tinggi.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Ada Dugaan Suap, Jaksa Disebut Tebang Pilih Tetapkan Tersangka Kasus DAK Pertanian Bantaeng
-
FASI XII Tingkat Provinsi akan Digelar di Bantaeng, Dibuka Prof Zudan 25 Juli
-
Kelurahan Bonto Lebang Jadi Penggunaan Pertama EBT di Sulselrabar Melalui REC PLN
-
Sekda Bantaeng Buka Pelatihan-Sertifikasi PBJB: Pengadaan Barang dan Jasa Rawan
-
Pj Bupati Abubakar Lepas Tim Sepak Bola U-10 Bantaeng Berlaga di Yogyakarta