Kamis, 01 Oktober 2020 21:38

Pemkab Bantaeng

Ilham Azikin Terobsesi Bikin Brand Kopi dan Tembus Pasar Internasional

Bupati Bantaeng Ilham Azikin terobsesi membuat brand kopi Bantaeng.
Bupati Bantaeng Ilham Azikin terobsesi membuat brand kopi Bantaeng.

Pemerintah juga terus berupaya membangun pasar dan meningkatkan brand kopi asal Bantaeng. Melalui sentra pengolahan kopi, diharapkan kopi asal Bantaeng bisa menembus pasar internasional.

BANTAENG, PEDOMANMEDIA - Bantaeng International Coffe Day kembali digelar di Sentra IKM Pengolahan Kopi di Banyorang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Kamis, 1 Oktober 2020. Bupati Bantaeng Ilham Azikin hadir dan turut berbincang santai dengan sejumlah pegiat dan penikmat kopi.

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan pemerintah akan terus berupaya mendorong peningkatan produksi kopi dan membantu meningkatkan branding kopi Bantaeng.

Dia menyebut, saat ini ada banyak jenis brand kopi yang ada di Bantaeng. Oleh karena itu, dia menyarankan agar brand kopi ini menyatu menjadi kopi Bantaeng.

Baca Juga

"Kami menyarankan agar brand ini disatukan menjadi kopi Bantaeng, tanpa melupakan jenis-jenis brand kopi lainnya yang sudah ada saat ini," kata dia.

Saat ini, kata dia, pemerintah juga terus berupaya membangun pasar dan meningkatkan brand kopi asal Bantaeng. Melalui sentra pengolahan kopi, diharapkan kopi asal Bantaeng bisa menembus pasar internasional.

"Kopi asal Bantaeng kita ini memiliki cita rasa yang baik. Bahkan tidak kalah dengan daerah lainnya," jelas dia.

Dia juga mengajak kepada semua pihak untuk senantiasa membantu meningkatkan branding kopi di Bantaeng. Saat ini, dia telah menginstruksikan kepada semua OPD dan jajaran Pemkab Bantaeng untuk menjamu tamu dengan kopi berlabel Bantaeng.

"Kita sudah laksanakan di jajaran pemerintahan. Saya berharap agar tempat-tempat usaha, kafe dan mini market kita harapkan ada produk kopi lokal Bantaeng yang dijual di situ," jelas dia.

Dia sangat yakin, potensi kopi Bantaeng bisa menyentuh pasar internasional jika semua pihak melakukan upaya memperkenalkan branding Kopi Bantaeng kepada semua orang yang datang.

Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Arman Amran mengatakan, saat ini Bantaeng memiliki potensi kopi sebesar 2.856 hektare kopi jenis robusta dan 956 hektare kopi jenis arabika.

Dari jumlah luas lahan itu, ada potensi sebesar 789 ton kopi robusta dan 364 ton kopi arabika setiap sekali masa panen. Saat ini, petani Bantaeng kebanyakan masih menjual biji kopi tanpa olahan. Sehingga, harganya relatif masih murah dibanding jika kopi sudah di olah.

"Potensi pendapatan petani kopi sekali panen di Bantaeng mencapai Rp20 juta per hektare. Tetapi itu, masih dalam bentuk biji kopi, belum diolah," pungkasnya.

Penulis : Syamsuddin
Editor : Muh. Syakir
#Brand Kopi Bantaeng #Pemkab Bantaeng #Bupati Bantaeng Ilham Azikin
Berikan Komentar Anda