Pasien Rabies di Wajo Meninggal, BPJS-RSUD Siwa Saling Tuding
Soal adanya persetujuan pihak dari BPJS baru bisa dilakukan rujukan ke RS Wahidin Makassar, sebenarnya tidak perlu.
SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Salah Satu pasien di RSUD Siwa Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo bernama H Umar (60) meninggal dunia, Rabu (15/11/2023). H Umar diduga meninggal karena keterlambatan mendapatkan perawatan rujukan ke RSUD Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Salah seorang keluarga H Umar mengatakan almarhum merupakan warga Desa Inrello, Kecamatan Keera Kabupaten Wajo. H Umar dilarikan ke rumah sakit usai digigit anjing.
Ia diduga suspek rabies. Korban saat dibawa ke RSUD Siwa Pitumpanua mengalami sesak.
"Namun dengan melihat kondisi dan pertimbangan keluarga akhirnya meminta untuk diadakan rujukan untuk tindakan selanjutnya ke RS Wahidin Kota Makassar. Namun yang kami sayangkan setelah berapa lama setelah adanya rujukan yang diberikan pihak RSUD Siwa dan juga hasil konfirmasi pihak RS Wahidin Makassar yang telah bersedia untuk menerima pasien rujukan tersebut tertahan di RSUD Siwa sampai akhinya meninggal," ujar keluarga H Umar.
Yang aneh kata dia, setelah mendapat rujukan, pihak RS Siwa justru mengaku belum bisa langsung merujuk korban ke RS Wahidin Makassar tanpa adanya persetujuan pihak BPJS Sengkang, Wajo.
"Ini kami jadi tanya dan rasa kecewa kenapa keluarga tak kunjung dirujuk dengan alasan persetujuan BPJS. Memang betul ini adalah takdir dan jalan Allah tapi ini kami kecewa akibat tidak dirujuknya langsung ke RS Wahidin Makassar sampai tertahan terus di RSUD Siwa," katanya.
Secara terpisah keluarga H Umar sempat memintai keterangan pihak BPJS Sengkang Wajo perihal alasan itu. Supervisor BPJS Sengkang, Fauziah enggan memberikan komentar. Ia beralasan harus meminta izin dan keterangan resmi dari Humas Kantor Cabang di Kabupaten Bone.
Namun Fauziah mengaku, soal adanya persetujuan pihak dari BPJS baru bisa dilakukan rujukan ke RS Wahidin Makassar, sebenarnya tidak perlu. Semua tergantung pihak RSUD itu sendiri.
Salah serorang staf RSUD Siwa, Hajja Devi mengatakan, sudah ada rujukan yang dibuatkan ke RS Wahidin. Dan pihak, RS Wahidin sudah menerima, namun dari pihak BPJS belum memberi persetujuan.
"Kita tunggu persetujuan dari pihak BPJS. Tapi akhirnya pasien meninggal sebelum kita rujuk ke RS Wahidin Makassar," ujarnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
