TATOR, PEDOMANMEDIA - Sejumlah sopir di Tana Toraja mengeluhkan stok bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang berkurang. Dalam beberapa hari terakhir mereka sulit mendapatkan solar maupun Pertalite di atas pukul 10.00.
"Kayaknya stok BBM subsidi ini berkurang karena baru jam 10.00 sudah habis. Kadang kami harus antre di SPBU berjam-jam. Malah ada sopir yang bermalam baru bisa dapat jatah," ujar Enos, salah seorang sopir kepada PEDOMANMEDIA, Jumat (24/11/2023).
Enos mengaku tidak tahu persis mengapa tiba tiba stok solar dan Pertalite berkurang. Ia berharap pemerintah turun tangan dan menyikapi masalah ini.
"Besar harapan kita agar dinas yang terkait bekerja sama dengan aparat penegak hukum turun ke lapangan mengawasi. Jangan sampai ada lagi oknum-oknum yang menyalahgunakan bahan bakar Pertalite dan solar subsidi seperti sebelum-sebelumnya. Yang katanya BBM subsidi diperjualbelikan ke industri," ujarnya.
Enos menuturkan, sopir biasanya mengantre dari pukul 06.00 hingga pukul 09.00. Sebelum pukul 10,00, solar dan Pertalite sudah habis.
"Kami datang pagi pak biasa jam 06 pagi biasa juga kami bermalam di SPBU di mobil karena kalau kami datang siang percaya pak BBM subsidi sama Pertalite itu sudah habis pak," ungkap Enos.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Banyak Temuan BBM Subsidi Salah Sasaran, BPH Migas Perketat Pengawasan SPBU
-
Identitas 3 Pengusaha Diduga Pengendali BBM Ilegal di Wajo, Polisi Diminta Usut
-
Polda Sulsel Diminta Usut Keterlibatan Oknum Polisi dalam Penyelundupan Solar Subsidi di Wajo
-
Oknum Polisi dan Sekdes Bisnis BBM Ilegal, Kapolres Bone: Jika Terbukti akan Ditindak
-
Pemerintah Beri Sinyal BBM Nonsubsidi Naik Bulan Depan