Minggu, 30 Juni 2024 13:13

Pemerintah Beri Sinyal BBM Nonsubsidi Naik Bulan Depan

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Subsidi BBM tertekan dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS beberapa waktu belakangan.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Pemerintah memberi keleluasaan kepada Pertamina untuk menaikkan harga BBM non subsidi bulan depan. BBM yang kemungkinan naik adalah Pertamax dan Dex Series.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif. Arifin mengatakan, kebijakan itu masih dalam kajian.

"Khusus nonsubsidi kita kaji untuk dinaikkan. Mungkin bulan depan," jelas Arifin ketika ditanya apakah PT Pertamina (Persero) boleh menaikkan harga Pertamax di Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Jakarta Selatan, Jumat (28/5/2024) kemarin.

Baca Juga

Namun, Arifin menekankan pemerintah memberikan arahan agar penentuan harga BBM nonsubsidi tetap selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat.

"Mau naik, juga harus melihat daya beli masyarakat," tegas Arifin.

Soal pembahasan penyesuaian harga BBM subsidi, Arifin bilang hingga kini belum ada keputusan. Menurutnya sampai saat ini pun belum ada pembahasan terkait harga BBM subsidi usai ditahan harganya hingga Juni 2024.

Di sisi lain, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebelumnya sudah menegaskan hingga saat ini belum ada pembahasan terkait dengan potensi kenaikan harga BBM bersubsidi dengan Kementerian ESDM.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan meskipun saat ini ada tren kenaikan harga minyak dunia dan kurs rupiah, belum ada rencana ke arah penyesuaian Harga minyak.

"Sampai saat ini tidak ada pembahasan mengenai kemungkinan kenaikan harga BBM dengan Kementerian ESDM," tegas Isa, dalam Konferensi Pers APBN Kita Edisi Mei 2024, dikutip dari siaran Youtube Kementerian Keuangan, Kamis (27/6/2024).

Isa sendiri mengakui bahwa subsidi BBM tertekan dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS beberapa waktu belakangan.

Tekanan yang terjadi masih tertolong berkat terkendalinya konsumsi BBM subsidi sehingga angkanya lebih rendah pada dibandingkan tahun sebelumnya. Per Mei 2024 ini, realisasi subsidi untuk BBM mencapai 5,57 juta KL, lebih rendah dari 2023 yang mencapai 5,63 juta KL.

Harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) juga tergolong masih sesuai dengan proyeksi APBN 2024.

 

Editor : Muh. Syakir
#BBM Naik #BBM Subsidi
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer