Minggu, 21 Januari 2024 09:43

TOP SEPEKAN: Mobil Tangki Bawa BBM Ilegal Terguling di Wajo, Jokowi Jawab Isu Menteri Mundur

Tangki truk pengangkut BBM yang terguling di Wajo.
Tangki truk pengangkut BBM yang terguling di Wajo.

Ia mengakui, penyidik mendalami apakah jenis BBM yang diangkat punya legalitas atau tidak.

SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Mobil tangki pengangkut BBM yang mengalami kecelakaan di Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo, hari Minggu lalu diduga mengangkut BBM ilegal. Polisi mendalami kemungkinan itu.

Kabar ini menempati rating favorit TOP SEPEKAN PEDOMANMEDIA, pekan ini. Disusul kabar isu bakal mundurnya sejumlah menteri kabinet.

Kami mengulasnya kembali dalam TOP SEPEKAN.

Baca Juga

Kasat Reskrim Polres Wajo Iptu Aditya Pandu Drajat, mengatakan pihaknya tengah mendalami kemungkinan mobil tangki nahas di Takkalalla Wajo mengangkut BBM subsidi untuk dijual ke industri.

"Sedang didalami," ucapnya.

Dari hasil penelusuran diketahui, mobil nahas tersebut berasal dari Kabupaten Bulukumba dan menuju ke Morowali, Sulteng. Kecelakaan terjadi pada Minggu pagi di daerah Takkalalla.

Menurut Aditya, pihaknya masih penyelidikan serta mengumpulkan informasi dan bukti bukti terkait mobil tangki pengangkut BBM tersebut. Ia mengakui, penyidik mendalami apakah jenis BBM yang diangkat punya legalitas atau tidak.

"Saat ini masih kita dalami terus dan proses penyelidikan apakah ini benar adanya sesuai informasi yang beredar. Itu kita selidiki," ujarnya.

Saat ini mobil tangki tersebut sudah diamankan dan dititip di Mapolsek Takkalalla Wajo. Sopir sudah dimintai keterangan.

Pihaknya kata Aditya tengah menunggu konfirmasi dari pihak perusahaan di Makassar.

Sedangkan Kapolsek Takkalalla Wajo, AKP Asrudi yang dikonfirmasi terpisah tak menampik adanya kemungkinan truk tersebut mengangkut BBM ilegal. Ia mengatakan, polisi sedang bekerja sekarang untuk memastikan semuanya.

Sebelumnya, mobil tangki warna biru putih bernomor polisi DD-8904-HF yang dikemudikan oleh RU (25) mengalami kecelakaan di Takkalalla. Truk tersebut mengangkut BBM jenis solar sebanyak 8.000 liter.

Di tangki mobil tertulis PT Celebes Perkasa Energi. Salah satu sumber menyebut bahwa BBM itu berasal dari Kabupaten Bulukumba yang akan diselundupkan ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Solar dari Bulukumba mau dibawa ke Morowali. Untuk mengelabui petugas, pada bodinya tertulis Solar Industri padahal solar subsidi dan ada juga tulisan Pertamina padahal ini penyelundup solar bukan agen Pertamina,” tutur sumber yang tidak ingin disebut namanya.

Jokowi: Tidak Ada Masalah di Kabinet

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab narasi terkait bakal mundurnya belasan menteri dari Kabinet Indonesia Maju. Kepala Negara menegaskan, tidak ada menteri yang akan mundur.

"Kata siapa? Menteri-menteri masih koordinasi setiap saat. Kita rapat terbatas tiap hari. Semua menteri," ujar Jokowi usai menghadiri Harlah Muslimat NU, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

Jokowi tak mau menanggapi terlalu jauh soal polemik liar itu. Menurutnya, saat ini semua menteri fokus pada bidangnya masing masing.

"Mereka fokus kerja sekarang. Kabar dari siapa itu (menteri mundur," ketusnya.

Jokowi juga, menekankan tidak ada masalah di dalam kabinet.

Sebelumnya, kabar sejumlah menteri siap mundur itu diungkap ekonom senior dari Indef, Faisal Basri. Awalnya Faisal mengatakan mengajak sejumlah menteri untuk mundur dari Kabinet Indonesia Maju karena Presiden Jokowi dianggap terkesan berpihak kepada pasangan calon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Faisal Basri mengklaim yang paling siap mundur adalah Menkeu Sri Mulyani serta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Total disebut ada 15 menteri yang kemungkinan mundur, yang merupakan teknokrat (bukan dari partai) atau yang berasal dari partai oposisi.

"Saya ngobrol-ngobrol kan dengan petinggi-petinggi partai dan macam-macam, nah muncul katanya yang paling siap itu Ibu Sri Mulyani, Pak Basuki juga, dalam kaitannya dengan Gibran ini ya karena ini sudah beyond akal sehat begitu," kata Faisal Basri dalam program Closing Bell CNBC Indonesia, dikutip Kamis (18/1).

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#Top Sepekan #Presiden Jokowi #Bbm ilegal
Berikan Komentar Anda