Gaduh Pegawai Titipan, Wabup Torut Sesalkan Direktur PDAM yang Main Catut
Wabup Yosia Rinto Kadang menyesalkan pernyataan Direktur PDAM Markus Lempang. Ia meminta Markus segera mengklarifikasi atas pencatutan namanya itu.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang menyayangkan pernyataan Direktur PDAM, Markus Lempang yang ikut mencatut namanya terkait masuknya pegawai titipan di PDAM. Ia menegaskan tak pernah menitipkan orang di perusahaan daerah itu sejak menjabat wabup.
"Soal pegawai PDAM saya tak pernah menitip ke direktur. Sebelum saya menjabat sebagai wabup, keluarga saya sudah ada bekerja di sana," ungkap Rinto, Kamis (11/2/2021).
Rinto menyesalkan pernyataan Direktur PDAM Markus Lempang. Ia meminta Markus segera mengklarifikasi kembali mengenai hal tersebut. Ia mengaku keberatan dengan pencatutan itu.
"Saya tegaskan kepada Dirut PDAM agar segera melakukan klarifikasi mengenai pegawai titipan ini," tegasnya.
Sebelumnya Direktur PDAM Toraja Utara Markus Lempang menyebut, pegawai PDAM dominan adalah titipan para pejabat. Pegawai rata-rata kata dia, titipan bupati, wabup dan Dewan. Bahkan Markus sendiri mengakui punya keluarga yang ia masukkan di PDAM.
"Memang rata-rata titipan. Keluarganya bupati, wakil bupati, dewan. Den duka aku batang keluargaku (ada juga keluarga saya) yang sesuai dengan kebutuhan. Saya tidak bisa menghindar dari situ," ujar Markus.
Siang tadi, Bupati Kalatiku Paembonan lebih dulu mengklarifikasi pernyataan Markus. Kalatiku membantah statemen Markus dan menyebut ia tak pernah mengintervensi sejauh itu.
"Janganlah. Saya tidak ada titipan di sana, bagaimana," ungkapnya, Kamis (11/2/2021).
Kalatiku menjelaskan ia hanya memberikan rekomendasi kepada masyarakat yang mendaftar untuk dipertimbangkan di OPD terkait. Kalatiku menyebutkan tidak hanya ke PDAM, semua rakyat yang ingin bekerja, itu hanya diteruskan ke dinas yang bersangkutan.
"Sampai batas itu saja, tidak berarti bahwa itu orang saya. Jadi saya cuma meneruskan itu. Disposisinya pasti untuk dipertimbangkan. Kalau memang masih ada kosong, silakan. Kalau tidak ada, jangan," terangnya.
Dalam keterannya kemarin Markus tak merinci berapa banyak pegawai titipan bupati, wabup maupun dewan di PDAM. Ia juga tak menyebutkan berapa banyak keluarganya yang ia masukkan.
