Rabu, 10 Maret 2021 10:07

Kadiskes Tator Diamuk Netizen Gara-gara Aksi Tutup Mulut: "Ganti, Pak Bupati!"

Kadiskes Tator Diamuk Netizen Gara-gara Aksi Tutup Mulut: "Ganti, Pak Bupati!"

Aksi tutup mulut menuai reaksi dunia maya. Sejak malam tadi hingga Rabu pagi, topik "tutup mulut" Ria Minoltha masih ramai dibahas.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Gara-gara aksi tutup mulut, Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja Ria Minoltha digeruduk netizen di berbagai platform sosial media. Beragam reaksi muncul. Dari desakan mundur hingga dugaan kongkalikong.

Dari pantauan PEDOMANMEDIA digrup WhatsApp dan di Facebook grup Toraja, warganet mengecam kelakuan Ria. Ia dianggap tak menunjukkan etika seorang pejabat publik.

Sehari sebelumnya Ria menginstruksikan kepada seluruh kepala bidang dan staf agar tutup mulut kepada siapapun soal anggaran alkes. Ia minta anggaran alkes ditutup rapat-rapat.

Baca Juga

Sontak ini menuai reaksi dunia maya. Sejak malam tadi hingga Rabu pagi, topik "tutup mulut" Ria Minoltha masih ramai dibahas.

"Kenapa harus tutup mulut, takut ketahuan kah....Uang Besarkah di Dinkes Tator yg harus di Tutupi..Ngeri kayaknya KADIS TERMUDA di TATOR itu..perlu di chek n ricek ini ..Masih belajar dan mudah tertekan Tutup mulut...? waduhh, apa kata dunia...😀😀Ada apa? Tulis Enok di grup Forum Politik Toraja.

Sementara itu pemilik akun Facebook Anto masih di Forum Politik Toraja mempertanyakan jika anggaran harus ditutup-tutupi.

"Kalau ditutup ada apa? Itu uang Rakyat, bedakan dgn data pasien?," tulisnya.

Sementara itu pemilik akun Fajebook atas nama Lenida mengatakan kecurigaan orang muncul justru jika ity ditutupi. Ia malah menyarankan dibuka seluruh anggaran publik agar tidak ada kecurigaan kongkalikong.

"Kalau suruh tutup mulut berarti ada kongkalikong," katanya di Grup Forum Politik Toraja.

Sementara itu pemilik akun Facebook Daniel Darmin Patandean meminta bupati dan wakil bupati segera mengevaluasi kadis kesehatan.

"Pak bupati/ pak wakil bupati ganti kadis yg tdk jelas pertanggung jawabanx dr uang negara yg di kelola," katanya.

Akun Fajebook Paul Tandi Tasik juga ikut menggeruduk Ria. Ia menuliskan "Mengapa hrs TUTUP mulut? Adakah indikasi korupsi?

Semetara itu pemilik akun Papa Geri menuliskan "Pantasan ada dulu salah satu bupati di Indonesia mau jadi kadis kesehatan krn bisa tdk di publish anggarannya,".

Reaksi ini muncul setelah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja Ria Minoltha tutup mulut soal anggaran alkes yang tengah jadi sorotan saat ini. Ria menginstruksikan semua kepala bidang agar tak memberi keterangan mengenai item alkes.

"Nda bisa, Pak. Ini sudah ada instruksi dari kadis untuk tutup mulut soal itu (alkes). Jadi saya tidak berani," ujar salah seorang kepala bidang di Dinkes Tator, Senin (8/3/2021).

Ia mengungkapkan, data soal anggaran alkes sudah dibicarakan secara internal. Kadiskes memutuskan agar data anggaran tak diekspose ke publik. Kecuali untuk tujuan audit BPKP.

"Saya sudah lapor, Pak. Saya bilang dia media mau mengambil data anggarn alkes. Bu Kadis bilang oh jangan. Tujuannya apa? Jangan kecuali BPKP," katanya.

Ia menjelaskan hanya akan membuka data kepada BPK. Untuk tujuan pemberitaan media, Kadis tak mengizinkan.

Ditanya soal keterbukaan informasi publik, di mana penggunaan anggaran wajib dibuka secara transparan, kepala bidang tadi mengaku tak tahu soal itu. Ia hanya mendengar instruksi kadis.

Kadis Ria memang dikenal tertutup selama ini. Selain alkes, ia juga menuai banyak sorotan soal penanganan stunting di Tator.

Sejak menjabat kadis, Ria dinilai miskin terobosan dalam penangani kasus stunting. Tator pada 2020 tercatat sebagai kabupaten dengan penanganan angka stunting paling buruk.

 

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#Kadiskes Tator #Ria Minoltha #Aksi Tutup Mulut #Netizen
Berikan Komentar Anda