Rabu, 24 Maret 2021 14:22

PUKAT Sulsel Pertanyakan Amdal Lalin Grand Mal Toserba Tanjung Bunga

Suasana parkiran di Grand Mal Toserba Tanjung Bunga.
Suasana parkiran di Grand Mal Toserba Tanjung Bunga.

Farid Mamma berharap pemberian rekomendasi Amdal Lalin terhadap kegiatan Mal Grand Toserba Tanjung Bunga telah memenuhi syarat ketentuan yang berlaku sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 75 tahun 2015 tentang penyelenggaraan Amdal Lalin.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Lembaga Pusat Kajian Advokasi Anti Korupsi (PUKAT) Sulsel mempertanyakan keabsahan rekomendasi analisis dampak lalu lintas (amdal lalin) yang dimiliki oleh Mal Grand Toserba Tanjung Bunga Makassar. Pasalnya diduga sering terjadi kemacetan.

“Jika betul memberi dampak kemacetan, berarti ada yang tidak beres. Perlu ditelusuri apakah syarat-syarat penerbitan rekomendasi amdal lalinnya telah terpenuhi atau jangan-jangan dipaksakan saja?,” ucap Direktur PUKAT Sulsel Farid Mamma via telepon Rabu (23/3/2021).

Farid Mamma berharap pemberian rekomendasi amdal lalin terhadap kegiatan Mal Grand Toserba Tanjung Bunga telah memenuhi syarat ketentuan yang berlaku sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 75 tahun 2015 tentang penyelenggaraan analisis dampak lalu lintas (amdal lalin).

Baca Juga

“Kriteria ukuran minimal amdal lalin dalam aturan permenhub itu cukup jelas. Di mana kriteria rencana pembangunan pusat kegiatan perdagangan seperti mal itu wajib dilakukan amdal lalin dihitung berdasarkan luas lantai bangunan. Apakah ini terpenuhi?,” jelas Farid.

Jika syarat tidak terpenuhi alias terjadi perbedaan antara fakta dokumen dengan fakta di lapangan, lalu kemudian rekomendasi kenyataannya tetap diterbitkan, maka kata Farid, jelas di dalamnya ada dugaan penyalahgunaan kewenangan.

“Saya kira penting Inspektorat berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menyelidiki hal ini. Kan aneh rekomendasi amdal lalin disetujui sementara dampak gangguan lalu lintas akibat lahan parkir yang tidak seimbang terjadi. Artinya ada yang tidak beres. Salah satunya itu tadi, perlu ditelusuri apakah syarat-syarat pemberian rekomendasi amdal telah terpenuhi?,” ungkap Farid.

Sebelumnya, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar Syafran AP mengatakan Mal Grand Toserba Tanjung Bunga telah mengantongi rekomendasi amdal lalin.

Di mana dokumen amdal lalin yang diajukan oleh pihak Mal Grand Toserba Tanjung Bunga terlebih dahulu melalui proses pengkajian dan pembahasan oleh tim evaluasi yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Kepolisian dan MTI.

“Bagian dari rekomendasi itu ada namanya pernyataan kesanggupan dari pemilik, jika nantinya ada dari poin-poin tidak diindahkan, maka akan dilakukan evaluasi dan peneguran,” kata Syafran saat dihubungi awak media.

Sebelumnya, Sebelumnya, sejumlah warga pengguna jalan tampak mengeluhkan area perparkiran Mal Grand Toserba yang berlokasi di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar.

“Hampir di sana ramai pengunjung dan selalu menjadi biang kemacetan. Area perparkirannya sangat kecil sehingga kendaraan pengunjung kerap menggunakan badan jalan,” kata Anto, salah seorang pengendara motor yang sempat terjebak macet saat melintas di kawasan tersebut.

Editor : Jusrianto
#PUKAT Sulsel #Amdal Lalin Grand Mal Toserba Tanjung Bunga
Berikan Komentar Anda