Plt Direktur RS Lakipadada Tator Diam-diam Lakukan Mutasi, Angkat Kerabat Istri Bupati
Mutasi sejumlah jabatan ini menuai prokontra karena Farma masih pejabat sementara. Di mana pjs secara regulasi tidak dibenarkan melakukan mutasi.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Plh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Lakipadada (RSUD) dr Farma melakukan sejumlah mutasi di lingkungan rumah sakit yang memicu prokontra. Mutasi disebut mengakomodir orang-orang dekat Bupati Tator Theofilus Allorerung.
Dari data yang didapatkan, Farma melakukan mutasi sejak April 2021. Terakhir pergeseran juga ia lakukan pada Mei lalu.
Ada sekitar 20 orang yang dimutasi pada April. Selanjutnya pada Mei dilakukan pergeseran pada posisi pjs di Laboratorium RSUD Lakipadada. Farma mengangkat dr Benyamin Massang sebagai pjs.
Mutasi sejumlah jabatan ini menuai prokontra karena Farma masih pejabat sementara. Di mana pjs secara regulasi tidak dibenarkan melakukan mutasi.
Selain itu mutasi juga disebut banyak mengakomodir keluarga dan orang orang dekat istri bupati. Sejumlah pihak di RSUD menilai mutasi dilakukan diam diam sehingga tak diketahui pihak BKD.
Salah satu pegawai RSUD Lakipadada mengungkapkan, sejak ditunjuk beberapa waktu lalu, dr Farma sudah beberapa kali melakukan mutasi kepada beberapa perawat.
"Itu kalau tidak salah sudah 5 kali mutasi di sana, namun mutasi itu dilakukan di rumah sakit saja tidak keluar," katanya.
Yang dominan diangkat kata sumber tadi adalah keluarga istri Bupati Tator, Yeriana Somalingging. Beberapa kerabat Yeriana kini menduduki posisi strategis di rumah sakit.
"Yang diprioritaskan di sana sekarang keluarganya ibu bupati, mereka dicarikan tempat yang bagus. Dan bisa kita cek sendiri di sana. Tempat tempat bagus itu orangnya semua (ibu bupati)," bebernya.
Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari Plt Direktur RS Lakipadada dr Farma. PEDOMANMEDIA sudah berusaha menghubungi namun tidak direspons.
