Dinas Perikanan dan Kelautan Bantaeng Hadirkan Sejumlah Program untuk Kesejahteraan Nelayan
Pemkab Bantaeng telah melakukan MoU dengan Jasindo untuk kesejahteraan nelayan.
BANTAENG, PEDOMANMEDIA - Dinas Perikanan dan Kelautan Bantaeng menghadirkan sejumlah program unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu, memberikan asuransi jiwa kepada seribu orang nelayan dan budidaya.
"1.000 asuransi jiwa ini terdiri dari 619 orang untuk nelayan, dan 381 orang untuk budidaya" kata Kepala Dinas (Kadis Perikanan dan Kelautan Bantaeng, Rita Pasha, Senin (28/9/2020).
Ia menambahkan bahwa untuk asuransi jiwa itu premi dibayarkan oleh APBD murni selama satu tahun. Dimana, Bupati Bantaeng Ilham Azikin sudah menandatangani MoU dengan Jasindo.
Selain itu, Dinas Perikanan dan Kelautan juga membuat program pemberian bantuan modal berbentuk barang seperti bantuan perahu lengkap dengan jaring penangkap ikan ramah lingkungan kepada nelayan.
"Kami juga menyediakan bibit unggul seperti bibit rumput laut, ikan lele, dan nila. Untuk bibit rumput laut kami lihat di lapangan bibit yang digunakan petani sudah mengecil sehingga kami datangkan kultur jaringan dari luar daerah yakni dari Ambon dan Takalar untuk meningkatkan kualitasnya," tambahnya.
Sementara itu, untuk meningkatkan daya sains kelompok pihaknya juga telah memberikan pelatihan kepada nelayan, pengelola, dan budidaya ikan lokal.
"Pelatihan ini guna untuk meningkatkan potensi masyarakat lokal agar mampu mengelola dan membudidayakan ikan secara mandiri," bebernya.
Rita berharap program ini bisa membantu untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Bantaeng ke depannya.
Persyaratan untuk mendapat bantuan program tersebut yakni masyarakat penerima harus memiliki Kartu KUSUKA.
Kartu Kusuka terdiri dari beberapa item yakni Kartu KUSUKA Nelayan, Budidaya, Pemasar, dan Pengelola.
