Kamis, 23 September 2021 10:24

Klenik Sesat Masih Subur, Kabid Humas Polda Sulsel Singgung Peran Tokoh Agama

Kombes Pol E Zulpan
Kombes Pol E Zulpan

Klenik yang tumbuh subur di masyarakat tak terfilter. Dan dipraktikkan tanpa mempertimbangkan implikasi hukumnya.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan menyinggung pentingnya peran tokoh agama dalam membendung berbagai praktik klenik sesat di masyarakat. Klenik sesat banyak berujung pada tindak pidana.

"Karena itu kami mengimbau kepada masyarakat Sulawesi Selatan agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming yang bernuansa mistik yang nanti berujung pada pelanggaran hukum. Hal itu juga bertentangan dengan prinsip-prinsip budaya, agama dan hukum," ujar Zulpan Kamis (23/9/2021).

Zulpan menyampaikan hal ini merujuk pada kasus orang tua yang mencongkel mata anaknya sebagai tumbal pesugihan. Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Gowa itu mendapat perhatian luas.

Baca Juga

Kata Zulpan, kasus ini adalah dampak dari pengaruh aliran sesat.

Klenik yang tumbuh subur di masyarakat tak terfilter. Dan dipraktikkan tanpa mempertimbangkan implikasi hukumnya.

"Akhirnya terjadilah penyimpangan. Dan juga pelanggaran hukum," katanya.

Terkait itu, Zulpan memastikan, polisi akan melakukan proses penegakan hukum terhadap kasus pelanggaran dan penyimpangan seperti itu.

Namun Zulpan juga mengingatkan, penyimpangan semestinya tidak hanya berhenti pada proses penegakan hukum. Tetapi lebih dari itu, perlu dilakukan upaya-upaya preventif (pencegahan).

"Kami mendorong kalangan ulama dan mubalig untuk terus aktif meluruskan penyimpangan dan kejahatan yang kerap terjadi di tengah masyarakat. Peran tokoh agama secara maksimal dapat menekan penyimpangan pemahaman agama dan kejahatan," paparnya.

Bahkan menurutnya, perlu dilakukan kembali evaluasi secara menyeluruh terkait proses, materi, metode dan pendekatan dalam penyampaian pesan agama terhadap berbagai lapisan masyarakat.

"Misalnya, kegiatan penyampaian pesan agama yang selama ini pada umumnya masif di perkotaan, ke depan perlu dipikirkan agar pesan agama yang haqiqi dapat menyasar masyarakat yang tinggal di pelosok-pelosok pedesaan. Karena selama ini yang sering menjadi korban sejenis aliran sesat khususnya adalah masyarakat awam terlebih yang tinggal di pelosok pedesaan," jelas Zulpan.

Evaluasi ini penting dilakukan agar posisi kalangan tokoh agama benar-benar dapat menjadi bagian solusi dari problematika yang tengah dihadapi masyarakat.

"Ya harus diakui sinergi dan kolaborasi antara ulama, mubalig dan jajaran kepolisian mutlak dilakukan. Karena keamanan sejatinya adalah tanggung jawab kita bersama sebagai bangsa untuk menjaganya," tutup E Zulpan.

Penulis : Hasan
Editor : Muh. Syakir
#Praktik Klenik Sesat #Kabid Humas Polda Sulsel #Kombes Pol E Zulpan
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer