Rabu, 22 Desember 2021 15:03

Misa Natal, Gereja Katedral Makassar Batasi Kapasitas Jemaat

Suasana Gereja Katedral Makassar. (Foto: Ist)
Suasana Gereja Katedral Makassar. (Foto: Ist)

Kapasitas jemaat yang datang di gereja akan dibatasi hanya 150 orang dari kapasitas sebelumnya 500 orang.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA — Perayaan Natal tahun ini masih menerapkan protokol kesehatan yang ketat di tengah Pandemi Covid. Mengangkat tema “Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persuadaraan”.

Jemaat yang beribadah di gereja Ketedral diwajibkan untuk membawa bukti vaksin dosis pertama dan dosis kedua.

Ketua Panitia Natal Gereja Katedral Makassar, Yenny Fonda mengatakan Kapasitas jemaat yang datang di gereja akan dibatasi hanya 150 orang dari kapasitas sebelumnya 500 orang.

“Mekanismenya tetap prokes memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan, hindari kerumuman, serta menghindari mobilitas. Kami juga wajibkan membawa kartu vaksin pertama dan kedua,” ujarnya, Rabu (22/12/2021).

“Tapi kami tetap siapkan tempat di luar (gereja) kurang lebih 400 dari biasanya bisa sampai 1.000. Jadi yang tidak dapat tempat masih tetap bisa ikut dari luar,” tambahnya.

Proses ibadah Misa Natal akan digelar pada dua sesi. Pada 24 Desember sesi pertama dilaksanakan pukul 18.00 Wita dan dihadiri langsung oleh Uskup Gereja Katedral Makassar. Kemudian untuk sesi kedua dilaksanakan pada pukul 21.00 Wita.

Sementara untuk Misa Natal pada 25 Desember digelar lima sesi. Yakni pada sesi pertama dimulai pukul 06.00 Wita, sesi kedua 08.30 Wita, sesi ketiga 11.00 Wita, sesi keempat 16.00 Wita, dan sesi kelima 18.30 Wita.

“Nanti yang jam 08.30 Bapak Uskup yang bawakan Misa Natal. Kemudian di sesi ketiga jam 11.00 itu English Mass karena banyak juga dari luar yang biasa ikut ibadah di Gereja Katedral Makassar,” jelasnya.

Sementara itu, Seksi Keamanan Gereja Katedral Makassar Hadianto Rusli mengatakan persiapan penanganan di sekitar Gereja Katedral akan dijaga ketat.

Paling utama kata dia adalah mengacu kepada surat edaran Walikota dan Kemenag. Mengenai penerapan prokes.

"Persiapan lainnya yang tak kalah pentingnya yaitu keamanan yang dibantu personil TNI/Polri," ujarnya.

Selain melaksanakan ibadah offline pihaknya juga akan menerapakan ibadah online bagi jemaat yang tidak bisa ikut ibadah secara langsung.

Penulis : Nurjannah
Editor : Amrin
#Misa Natal # Jemaat Dibatasi
Berikan Komentar Anda