BANTAENG, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kabupaten Bantaeng menyiapkan lahan seluas 1,1 hektare untuk pembangunan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) tahun ini. Hibah lahan itu sedang dalam proses persetujuan DPRD.
Proses hibah lahan ini dibahas dalam sidang paripurna DPRD Bantaeng. Selain menyerahkan pembahasan hibah lahan kampus UMI, pemkab juga menyerahkan pembahasan rencana ruislag lahan ke PT Huadi Nickel Alloy dan hibah lahan untuk Koramil kepada Kodim 1410/Bantaeng.
Kampus UMI Bantaeng ini rencananya akan dibangun di Desa Nipa-nipa, Kecamatan Pa'jukukang. Selama ini, Pemkab Bantaeng memang telah menjalin kerja sama dengan UMI untuk pembangunan kampus ini. Jika kampus UMI terbangun di Bantaeng, maka ini menjadi kampus pertama yang ada di Bantaeng.
Bupati Bantaeng Ilham Azikin mengatakan, rencana pembangunan kampus ini tidak lepas dari upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan SDM di daerah ini. Dia menyebut, pembangunan ini juga menjadi bagian untuk mengakselerasi peningkatan SDM dan program pengentasan kemiskinan.
"Kehadiran kampus ini diharapkan untuk menjadi salah satu upaya penataan jenjang pendidikan anak-anak kita di Bantaeng," jelas dia.
Dia berharap, keberadaan kampus ini dapat mempermudah anak-anak Bantaeng untuk mengenyam dunia pendidikan terutama jenjang strata satu dan magister. Menurutnya, keberadaan kampus ini akan mengurangi beban biaya kuliah anak-anak muda di Bantaeng.
Selain menyerahkan dokumen hibah lahan kampus UMI Bantaeng, eksekutif juga menyerahkan dokumen tukar lahan PT Huadi Nickel Alloy dan hibah lahan pembangunan Koramil untuk Kodim 1410/Bantaeng. Dokumen-dokumen ini kemudian akan dibahas di panitia khusus (Pansus) DPRD Bantaeng.
Ketua DPRD Bantaeng Hamsyah Ahmad mengatakan, DPRD akan segera membentuk pansus untuk segera menyelesaikan pembahasan ini. Rencananya, pansus akan mulai membahas ketiga dokumen ini, Jumat 18 Februari 2022.
"Besok (hari ini), kita sudah mulai membahas. Kita harapkan semua pihak yang terkait bisa hadir untuk memberikan rasionalisasi kepada kami," jelas dia.
BERITA TERKAIT
-
Ada Dugaan Suap, Jaksa Disebut Tebang Pilih Tetapkan Tersangka Kasus DAK Pertanian Bantaeng
-
FASI XII Tingkat Provinsi akan Digelar di Bantaeng, Dibuka Prof Zudan 25 Juli
-
Kelurahan Bonto Lebang Jadi Penggunaan Pertama EBT di Sulselrabar Melalui REC PLN
-
Sekda Bantaeng Buka Pelatihan-Sertifikasi PBJB: Pengadaan Barang dan Jasa Rawan
-
Pj Bupati Abubakar Lepas Tim Sepak Bola U-10 Bantaeng Berlaga di Yogyakarta