Rabu, 12 Juni 2024 19:51

Dokter Terpidana Kasus ITE di Enrekang Akhirnya Dijebloskan ke Rutan, Sempat Tertunda Setahun

Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang Padeli memberi keterangan pers.
Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang Padeli memberi keterangan pers.

Adiany dijemput paksa tim eksekutor pada Selasa kemarin. Kali ini ia dieksekusi tanpa perlawanan.

ENREKANG, PEDOMANMEDIA - Dokter Adiany Adil, terpidana kasus ITE akhirnya dieksekusi Kejaksaan Negeri Enrekang, Selasa (11/6/2024). Adiany dieksekusi setelah sempat tertunda lebih dari setahun.

Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang Padeli mengatakan, berdasarkan putusan kasasi dari Mahkamah Agung RI Nomor.5639/Pid.Sus/2022 tanggal 6 Oktober 2022 dengan amar putusan Mahkamah Agung RI menyatakan menolak permohonan kasasi terdakwa Adiany.

Adiany dijerat kasus ITE setelah postingannya yang menyebar berita berbau propaganda terkait Covid-19. Adiany menyebut tidak percaya dengan pandemi Covid.

Baca Juga

Atas postingan itu, Adiany dijerat UU ITE dan diseret ke meja hijau.

Menurut Padeli, setelah keluarnya putusan kasasi, pihaknya melakukan pemanggilan secara patut terhadap terpidana. Tetapi Adiany tidak kooperatif.

"Setelah menerima rilis pemberitahuan terhadap putusan kasasi Mahkamah Agung RI, yang bersangkutan menolak, melawan ketika hendak dilakukan eksekusi. Sehingga eksekusi pada waktu itu sempat tertunda hingga setahun lebih," terang Padeli.

Sampai kemudian, Adiany dijemput paksa tim eksekutor pada Selasa kemarin. Kali ini ia dieksekusi tanpa perlawanan.

Ia langsung dijebloskan ke Rumah Tahanan Kelas IIB Enrekang. Adiany akan menjalani pidana kurungan.

Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Muh. Syakir
#Kejari Enrekang
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer