Usai Ditutup, Sejahtera Mart Buka Lagi, DPRD Torut: Ini Pelecehan
Menurut Andarias, penutupan Sejahtera Mart merupakan bentuk pembelajaran kepada pemilik usaha yang dianggap tidak mematuhi aturan.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Wakil Ketua Komisi III DPRD Toraja Utara Andarias Sulle mengaku geram dengan sikap manajemen Sejahtera Mart yang kembali beroperasi meski sebelumnya telah ditutup. Andarias menyebut, Sejahtera Mart melecehkan Pemda dan DPRD.
Statemen ini dilontarkan Andarias Sulle setelah mendengar Sejahtera Mart beroperasi lagi hari ini. Sejahtera Mart ditutup pemkab karena ditemukan masalah pada dokumen perizinan mereka.
"Kalau ini (Sejahtera Mart) benar dibuka kembali, berarti ini bentuk pelecehan terhadap lembaga DPRD," kata Andarias Sulle via handphone, Selasa 23 Juni 2026.
"Waktu sidak, kita ada kesepakatan bahwa toko tersebut bisa dibuka kembali dengan catatan kesepakatan bersama," ungkap Andarias.
Menurut Andarias, penutupan Sejahtera Mart merupakan bentuk pembelajaran kepada pemilik usaha yang dianggap tidak mematuhi aturan.
"Dalam RDP, pemilik toko Sejahtera Mart dua kali kami undang tapi tidak diindahkan. Makanya kami sidak," ujarnya.
"Berbeda dengan pemilik toko yang lain, kami undang, mereka datang di RDP," ucap Andarias.
Dia mengungkapkan, bahwa keberadaan toko modern tersebut memiliki banyak masalah, termasuk IMB yang tidak sesuai bangunan yang ada, penjualan miras tanpa izin serta keberadaan wahana permainan anak di lantai 4 yang tidak memiliki izin.
IMB-Amdal Lalin Bermasalah
Sejahtera Mart, salah satu ritel modern di Rantepao disegel Pemkab Toraja Utara karena tidak memiliki dokumen perizinan. Penghentian operasional dilakukan setelah razia gabungan yang melibatkan Satpol PP, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, PTSP, dan Dinas PU Kabupaten Tana Toraja.
Razia juga Komisi III DPRD Torut. Hasil sidak itu, Sejahtera Mart harus ditutup oleh pemerintah daerah karena dokumen mereka tidak lengkap. Selain itu, IMB dan amdal lalin juga bermasalah.
Diketahui, memang letak bangunan Sejahtera Mart tersebut kerap dikeluhkan pejalan kaki dan pengendara. Sebab bahu jalan di depan toko tersebut dijadikan lahan parkir dan sering menimbulkan kemacetan.
Kepala Satpol PP Toraja Utara, Rianto Yusuf mengakui bahwa pihaknya telah menutup Sejahtera Mart per 23 Juni 2026.
"Benar, hari ini kami diperintahkan untuk tutup Sejahtera Mart," kata Rianto Yusuf via handphone, (23/6).
Ironisnya, berdasarkan pantauan PEDOMANMEDIA, Sejahtera Mart kembali buka sekitar pukul 16.00 Wita ini (23/6) tanpa sepengetahuan Kasatpol PP.
"Masak dibuka? Kami cek dulu ya," ujar Rianto.
Hal yang sama disampaikan oleh Kadis Perhubungan Toraja Utara, Paris Salu. Menurutnya, Sejahtera Mart punya masalah di dokumen amdal lalin.
"Yang kami temukan di situ soal amdal lalin. Tidak punya parkiran. Ada parkiran tapi dijadikan gudang di bawah tanah," ungkap Paris Salu.
Dikatakannya, sidak tersebut dilakukan berdasarkan tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara pemerintah daerah dengan Komisi III DPRD Kabupaten Toraja Utara. Paris pun mengakui bahwa bangunan dan usaha yang ada di Toraja Utara, bukan hanya Sejahtera Mart yang bermasalah terkait kelengkapan dokumen usaha.
"Bukan hanya Sejahtera Mart. Masih banyak bangunan dan usaha yang bermasalah di Toraja Utara. Ini terungkap di RDP Komisi III," jelas Paris.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
