Pilkada Toraja Utara
Aroma Dugaan Keberpihakan KPU Toraja Utara Mulai Tercium
KPU Toraja Utara diharap tetap menjaga netralitasnya dan tidak mendukung pasangan calon tertentu
TORUT, PEDOMANMEDIA – Tim Hukum/Advokasi Bakal Paslon Yohanis Bassang-Frederik V Palimbong (Ombas-Dedy), Hasruddin Pagajang mengungkapkan aroma dugaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara yang cenderung berpihak dan tidak menjaga netralitasnya mulai tercium.
“Kuat indikasi dugaan bahwa KPU cenderung berpihak dan tidak menjaga netralitasnya dalam Pilkada Toraja
Utara sudah mulai tercium,” ungkap Hasruddin, Selasa 15 September 2020.
Mantan aktivis ini mengatakan bahwa indikasi keberpihakan KPU Toraja Utara yang cenderung bermain mata dengan salah satu bakal pasangan calon sudah lama menjadi polemik di tengah masyarakat Toraja Utara.
Apalagi, salah satu komisioner KPU Toraja Utara adalah keluarga dekat dari salah satu Paslon.
“Dan faktanya kita melihat kemarin saat pendaftaran bakal pasangan calon di KPU, hal sangat sepele dalam berkas Ombas-Dedy cukup dipermasalahkan. Sementara dulu di kubu pasangan Kala’-Etha jelas-jelas terdapat penulisan nama berbeda di rekomendasi B1-KWK PDI Perjuangan dengan Gerindra tapi KPU tidak mempermasalahkan sama sekali,” sindirnya.
“Kalau secara hukum itu, jangankan satu kalimat yang salah, satu huruf saja yang beda itu sudah jelas salah,” jelas dia.

Pengacara muda ternama asal Toraja yang bergabung pada Law Firm DR Tommy Sihotang di Jakarta ini mengingatkan KPU Toraja Utara agar sebagai penyelenggara Pilkada seharusnya menjaga netralitas demi tegaknya demokrasi.
Hingga berita ini diturunkan, KPU Toraja Utara belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. PEDOMANMEDIA sudah beberapa kali menghubungi namun belum juga direspon.
Berikut struktur organisasi KPU Toraja Utara periode 2018-2022:
– Bonnie Freedom (Ketua)
– Simeon Sarira (Anggota)
– Jan Hery Pakan (Anggota)
– Anshar Tangkesalu (Anggota)
– Roy Pole Pasalli (Anggota)
