Rabu, 14 Oktober 2020 08:50

Kesehatan

Daging Kambing Sumber Kolesterol Jahat, ini Faktanya

Ilustrasi
Ilustrasi

Kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun dinding sel, mendukung metabolisme, serta membuat berbagai hormon, seperti estrogen dan testosteron.

KAMBING selalu identik dengan makanan berkadar kolesterol tinggi. Karena asumsi ini, banyak orang memilih menghindari makan daging kambing.

Di Timur Tengah daging kambing menjadi makanan sehari-hari. Mereka percaya daging kambing berkadar kolesterol rendah. Karenanya masyarakat Timur Tengah lebih menyukai kambing daripada ayam.

Para ahli seperti dilansir Alodokter.com menyebutkan, bahwa semua makanan yang berasal dari hewan mengandung kolesterol. Kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun dinding sel, mendukung metabolisme, serta membuat berbagai hormon, seperti estrogen dan testosteron.

Baca Juga

Mengonsumsi daging kambing tidaklah bermasalah. Asalkan tidak secara berlebihan. Kadar kolesterol setiap daging berbeda-beda.

Berikut adalah jumlah kolesterol pada setiap 100 gram jenis daging:

Daging kambing mengandung 75 mg kolesterol. Daging domba mengandung 110 mg kolesterol.

Daging sapi (potongan sirloin) mengandung sekitar 90 miligram. Sedangkan daging sapi tanpa lemak mengandung 65 miligram kolesterol.

Daging dada ayam tanpa kulit mengandung 85 mg kolesterol. Paha ayam mengandung 135 mg kolesterol.

Jika dibandingkan dengan daging domba, daging sapi berlemak, dan dada atau paha ayam, sebenarnya daging kambing justru mengandung lebih sedikit kolesterol.

Namun semua juga tergantung cara mengolahnya. Berikut cara sehat mengolah daging kambing.

Agar bisa mendapatkan asupan nutrisi dari daging kambing sambil mengurangi kolesterolnya, maka perhatikanlah cara mengolah dan jumlah asupan daging kambing yang dikonsumsi. Sebab jika mengonsumsinya berlebihan atau dimasak dengan cara yang kurang sehat, maka tubuh bisa mengalami kolesterol tinggi.

Agar lebih sehat, Anda dianjurkan untuk mengolah daging kambing menjadi kambing panggang, bakar, atau sup. Jangan menggoreng daging kambing, sebab bisa menambah kadar lemak jenuh dan kolesterol di dalam daging tersebut.

Selain itu, potonglah bagian lemak pada daging kambing sebelum mengolahnya. Anda juga bisa menambahkan sayuran dan buah-buahan saat mengonsumsi daging kambing. Mengonsumsi daging kambing bersama sayur dan buah dapat membantu mengurangi jumlah kolesterol yang diserap tubuh.

Selama masih dalam batas wajar, konsumsi daging kambing masih boleh-boleh saja. Namun jika gemar dan sering mengonsumsi daging kambing atau jenis daging lainnya, Anda dianjurkan untuk rutin memeriksa kadar kolesterol untuk mengantisipasi terjadinya kolesterol tinggi.

Editor : Muh. Syakir
#Daging Kambing #Kolesterol #Kesehatan
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer