TORUT, PEDOMANMEDIA - Di tengah Pandemi Covid -19, oknum satpam Bank BRI cabang Rantepao diduga melakukan dugaan pungli kepada nasabah.
"Parah...SATPAM sebuah Bank menjual no Antrian 50rb sampai 100rb...tolong DPRD tindak lanjuti...kasian orang2 dari kampung yang sdh tua..., Jadi begini setiap orang yang ambil antrian mereka bayar begitu info yang saya dapat dari teman," kata salah seorang warga, Rizka di grup media sosial, Senin (16/8/2021).
Sementara itu salah satu narasumber yang enggan dimediakan namanya mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah mengalami hal yang sama.
"Jadi begini pak saya sudah berapa kali datangi kantor BRI cabang Rantepao untuk mengambil bantuan saya yang dari pemerintah, namun pada saat saya di depan, saya bertaya sama Satpam, namun beliau mengatakan bahwa no antrian sudah habis nanti jam 12 malam baru datang lagi, begitu alasannya berulang -ulang namun sampai saat ini saya belum mendapatkan no antrian," bebernya.
Tidak hanya itu informasi ini juga sudah beredar luas di media sosial Facebook.
Sementara itu, Supervisor Pelayanan Operasional (SPO) Bank BRI Cabang Rantepao Mina saat dikonfirmasi membenarkan adanya informasi tersebut.
"Iya benar pak informasi ini sudah masuk di kami dan sementara dicari tahu kebenarannya, jangan sampai ini juga hoax," ungkapnya.
Mina juga sempat memberikan telfonnya kepada salah satu laki-laki untuk berbicara, namun tidak mau memberikan nama dan jabatannya.
"Jadi begini kalau ada berita-berita seperti itu bapak klarifikasi langsung sama orangnya, kalau itu tidak benar kami bisa tuntut juga, dan kami sementara cari tahu benar tidaknya," ungkap pria tersebut dengan nada mengancam.
BERITA TERKAIT
-
BPN Wajo Diadukan Lagi Banyak Pungli dan Ruwet, DPRD Janji Turun Tangan
-
Diduga Lakukan Pungli, Pemilik Toko di Sengkang Dilaporkan ke Polisi
-
Ratusan Warga Lembang Balla Tator jadi Korban Pungli Sertifikat Prona, APH Diminta Usut
-
Kasat Lantas Polres Enrekang Soal Biaya Tidak Wajar Urus SIM dan Samsat: Itu Tidak Benar
-
Dugaan Pungli Terjadi di Kelurahan Layang, Urus SITU Bayar Rp300