Jumat, 28 Januari 2022 20:42

Proyek Bermasalah, Pemilik CV Arkana Energi Timur Janji Tuntaskan Sisa Pekerjaan di Pala' Tokke

Perwakilan Pemilik CV Arkana Energi Timur, Rey Gunawan. (Ist)
Perwakilan Pemilik CV Arkana Energi Timur, Rey Gunawan. (Ist)

Proyek ini dikerjakan oleh CV Arkana Energi Timur. Anggarannya bersumber dari DAK yang ditangani Pemprov Sulsel.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Pemilik CV Arkana Energi Timur melalui salah seorang perwakilannya atas nama Rey Gunawan mengakui bahwa proyek di Pala' Tokke yang mereka kerjakan berlokasi di Dusun Mengke'pe' Kelurahan Pa'paelean, Kecamatan Sanggalangi' dengan nilai Rp3,6 miliar yang bersumber dari dana Alokasi kusus (DAK) tahun 2021, masih banyak yang perlu dibenahi.

"Sesuai arahan dari bos saya pak Janes, selaku Direktur CV Arkana Energi Timur. Beliau menyuruh saya untuk menyelasaikan masalah-masalah yang lagi ramai di proyek Pala' Tokke," kata Rey, Jumat (28/1/2022).

Rey mengatakan bahwa disana masih ada beberapa item yang mau benahi, seperti tempat parkiran, toilet, jalur sepeda, dan jalur penyadang disabilitas.

Baca Juga

"Sebenarnya disana itu sudah selesai namun karena faktor hujan sehingga sebagian tanahnya turun dan perlu kami benahi. Semuanya masalah disana kami akan perbaiki dan kami siap bertanggung jawab," bebernya.

Diberitakan sebelumnya Ketua Yayasan Objek Wisata Pala' Tokke Yulius Dakka menyoroti pembangunan objek wisata Pala' Tokke, Toraja Utara yang dinilai asal-asalan. Proyek ini menghabiskan dana alokasi khusus (DAK) Rp3,6 miliar.

"Kami kecewa. Kerjanya asal-asalan. Beberapa bagian tidak sesuai perencanaan," ketus Yulius Dakka, Selasa (25/01/2021/) saat ditemui di lokasi proyek.

Proyek Pala Tokke berlokasi di Dusun Mengke'pe' Kelurahan Pa'paelean, Kecamatan Sanggalangi'. Kawasan wisata ini termasuk salah satu spot andalan Torut.

Yulius mengatakan, sebagai pengelola objek wisata, ia tidak bisa mengawasi kontraktor secara optimal. Kontraktor bekerja tidak berdasarkan standar. Di lokasi juga tidak terpasang papan proyek selama ini.

"Sebagain yang saya lihat belum selesai. Kita juga bingung mau awasi karena proyek ini saat dikerjakan tidak ada papan proyeknya," terang Yulius.

Menurutnya, di proyek ini ada beberapa item yang dikerjakan di tahun 2021. Di antaranya gazebo 5 unit, menara toilet dua unit dengan anggaran mencapai Rp250 juta per unitnya.

"Jadi menara toilet itu menelan Rp500 juta totalnya. Ada juga jalur pesepeda yang anggarannya sekitar Rp1 miliar," ungkap Yulius.

Yulius mengungkapkan, karena kualitas pengerjaan yang tidak sesuai standar, sebagian sudah hancur. Pengerjaannya asal jadi.

"Dan juga sampai sekarang sebagian belum dimanfaatkan. Ya karena itu tadi bagian-bagian banyak yang tidak sesuai spek," ucapnya.

Proyek ini dikerjakan oleh CV Arkana Energi Timur. Anggarannya bersumber dari DAK yang ditangani Pemprov Sulsel.

"Jadi di sini bangunan toiletnya belum berfungsi. Dan juga proyek parkirannya sudah mulai hancur terkelupas," ketusnya.

Sementara itu Kadis Pariwisata Torut Yorrye Lasewangan yang dikonfirmasi mengaku belum bisa memberi keterangan lebih rinci karena sedang sakit.

"Maaf dek saya lagi sakit jadi sudah dulu ya soalnya saya masih dirawat di Rumah Sakit Elim ini," singkatnya.

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Amrin
#Proyek Bermasalah #Pala' Tokke
Berikan Komentar Anda