ENREKANG, PEDOMANMEDIA - Gelaran Massenrempulu Festival 2022 akan digelar di Enrekang dengan sajian kolaboratif. Festival ini menandai loncatan Kopi Arabika menuju pasar dunia.
Dalam festival nanti panitia akan menyuguhkan 2.000 gelas kopi Arabika. Pengunjung juga akan dihibur dua artis papan atas, Pasha Ungu dan pedangdut Aty Kodong.
Festival akan digelar di alun-alun, Batili, Enrekang, Rabu 28 September 2022. Aty Kodong dijadwalkan menghibur warga di sore hari. Sementara Pasha Ungu menyanyikan lagu hitsnya di malam hari.
Selain dua artis kenamaan itu, festival juga akan diramaikan dengan jalan santai, pameran UMKM, live musik seni tradisional dan Parade Batili Maroa.
Mitra Fakhruddin MB, anggota DPR RI yang menginisiasi even Massenrempulu Festival 2022 ini mengatakan, festival ini diadakan sebagai ajang untuk menguatkan Kopi Arabika Enrekang sebagai kopi terbaik di Nusantara.
"Makanya, kita juga akan suguhkan 2.000 gelas kopi secara gratis di acara ini," kata Mitra.
Selain itu, anggota komisi X dari fraksi PAN ini, Massenrempulu Festival juga diharapkan menjadi magnet untuk pertumbuhan ekonomi kreatif bagi kaum muda di Enrekang.
"Kegiatan ini didukung oleh anak-anak muda kreatif di berbagai sektor. Ada barista-barista andal, komunitas kreatif dan pengusaha UMKM," kata Mitra.
Mitra berharap, event pertama ini bisa menjadi agenda festival tahunan di Bumi Massenrempulu. Ia mengingatkan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan, tapi juga berorientasi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Enrekang Muslimin Bando juga berharap ajang ini dapat menggairahkan sektor UMKM.
"Kita berharap sektor UMKM juga bisa mendapat keuntungan. Dan ini menjadi awal kebangkitan UMKM pascapandemi," kata Muslimin.
BERITA TERKAIT
-
APH Didesak Usut Kekurangan Gaji ASN di Enrekang
-
Pemkab Enrekang Tegaskan Soal Kenaikan Gaji ASN 8 Persen Sudah Dibayarkan
-
Kenaikan Gaji ASN 8 Persen di Enrekang Belum Dibayarkan, Diduga Diselewengkan
-
Pendamping Desa di Enrekang Ikut Nimbrung Penyerahan Rekomendasi PKB, Disoroti Masyarakat!
-
Kedapatan Berduaan dengan Mahasiswi, Dosen Unimen Disidang Etik