Senin, 20 Februari 2023 13:18

Kedapatan Berduaan dengan Mahasiswi, Dosen Unimen Disidang Etik

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Nurhidaya mengungkapkan, saat itu pintu dibuka oleh si mahasiswi. Ia langsung menginterogasinya.

ENREKANG PEDOMANMEDIA - Dosen Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) berinisial AR menjalani sidang etik usai kedapatan berduaan dengan seorang mahasiswi di ruangan dosen di Kampus II Unimen, Enrekang pada 11 Februari lalu. Pihak rektorat mengonfirmasi masih sulit menemukan pelanggaran etik atas kasus ini karena tak ditemukan perbuatan tak senonoh.

Rektor Unimen Yunus Busa mengatakan, sidang etik terhadap yang bersangkutan sementara dilakukan. Prosesnya masih berjalan oleh tim.

"Belum ada keputusan mengenai hasil sidang etik tersebut," ujar Yunus, Senin (20/2/2023).

Baca Juga

Yunus mengakui agak sulit untuk memutuskan hasil sidang etik tersebut. Karena tidak ada bukti bahwa mereka melakukan hal-hal yang tidak senonoh.

"Hanya karena kebetulan dosen dan mahasiswi tersebut sedang berduaan di dalam ruangan dosen sehingga mengundang kecurigaan dari satpam dan kepala tata usaha. Sehingga mereka berinisiatif untuk menegur dosen dan mahasiswi tersebut agar tidak berduaan dalam ruangan," terang Yunus.

Kronologi Dosen-Mahasiswa Berduaan

Nurhidaya, Kepala Tata Usaha Unimen mengungkapkan, kasus ini bermula saat ia menerima laporan dari securiti kampus tentang dosen yang sedang berduaan dengan seorang mahasiswi di dalam ruangan. Laporan itu lalu ditindaklanjuti Nurhidaya.

"Saya langsung mengecek dan beberapa kali saya coba mengetuk pintu yang dalam keadaan terkunci. Dan pada akhirnya dibukalah pintu tersebut oleh mahasiswi," katanya.

Nurhidaya mengungkapkan, saat itu pintu dibuka oleh si mahasiswi. Ia langsung menginterogasinya.

"Saya hanya langsung interogasi mahasiswi tersebut kenapa sampai berdua dengan seorang dosen di dalam ruangan. Mahasiswi tersebut beralasan bahwa dirinya sedang mengerjakan tugas kampus," ujarnya. 

Diakui Nurhidaya, ia tidak menemukan keduanya berbuat tak senonoh. Ia hanya sekadar ingin memastikan apa yang mereka kerjakan di dalam ruangan.

"Saya hanya curiga karena sudah beberapa kali kami melihat mereka berduaan dalam ruangan tersebut. Makanya pada saat itu saya mendapatkan informasi dari satpam saya langsung mengecek dan betul mereka berduaan dalam ruangan yang pintunya terkunci," katannya.

"Saya hanya curiga dan menghindari hal hal yang tidak baik, karena walaupun tidak berbuat apa-apa tetapi kalau berduaan dalam ruangan itu pasti mengundang kecurigaan," imbuh Nurhidaya.

 

Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Muh. Syakir
#Enrekang
Berikan Komentar Anda