Senin, 27 April 2026 17:16

Ribuan Siswa di Wilayah Terpencil Belum Tersentuh MBG, Pemkab Maros Usul 15 SPPG

Ribuan Siswa di Wilayah Terpencil Belum Tersentuh MBG, Pemkab Maros Usul 15 SPPG

Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan dari total target 48 SPPG regulerdi Kabupaten Maros, saat ini sebanyak 41 unit telah berdiri.

MAROS, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kabupaten Maros mengusulkan sedikitnya 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjangkau wilayah 3T atau tertinggal, terdepan, dan terluar. Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin mengatakan pengembangan SPPG di Maros saat ini difokuskan untuk menjangkau daerah terpencil yang belum sepenuhnya terlayani.

Ketua Satgas MBG Maros itu menyebutkan, wilayah yang masuk kategori 3T diantaranya Kecamatan Camba, Cenrana, Mallawa, dan sebagian wilayah Marusu.

“Untuk wilayah 3T, ada 15 SPPG yang diusulkan ke BGN,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga

Ia menjelaskan, keberadaan SPPG tambahan tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan program MBG hingga ke sekolah-sekolah pelosok.

Jumlah penerima manfaat di wilayah 3T tersebut pun terbilang lebih sedikit jika dibandingkan dengan SPPG reguler.

"Penerimanya sekitar 1.000 hampir 2.000 siswa," bebernya.

Penerima manfaat terbanyak berada di Kecamatan Mallawa, tepatnya di Kelurahan Sabila dengan jumlah 637 siswa. Sementara di Kecamatan Cenrana, Desa Limapoccoe tercatat sebanyak 11 penerima manfaat program MBG.

Andi Davied menyebutkan, skema pelayanan di wilayah 3T nantinya berbeda dengan SPPG reguler yang berada di wilayah perkotaan.

Ia mengatakan skema satelit dipilih lantaran kondisi geografis dan jarak tempuh antarwilayah cukup menantang untuk distribusi makanan bergizi.

“SPPG di wilayah 3T akan menggunakan skema khusus berupa SPPG satelit dengan sistem pelayanan yang berbeda dari SPPG reguler,” kata mantan Kadis DLH itu.

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan dari total target 48 SPPG regulerdi Kabupaten Maros, saat ini sebanyak 41 unit telah berdiri.

Mantan Ketua DPRD Maros itu menyebut, satu unit SPPG rata-rata melayani sekitar 3.000 siswa penerima manfaat.

Namun, masih ada tujuh SPPG yang belum terealisasi karena berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

 

Editor : Muh. Syakir
#Pemkab Maros
Berikan Komentar Anda