Diduga Terlibat Politik Praktis, Oknum Pendeta di Toraja Jadi Buah Bibir
Pendeta Alfred Anggui menjadi buah bibir karena diduga terlibat politik praktis
TORUT, PEDOMANMEDIA – Seorang oknum Pendeta di Toraja mendadak jadi buah bibir warga netizen. Pasalnya ia diduga kuat terlibat politik praktis di Pilkada Toraja Utara 2020.
Diketahui, Pendeta Alfred Anggui merupakan Wakil Ketua I BPS Gereja Toraja. Sejak beberapa bulan terakhir, ia ramai menjadi perbincangan masyarakat luas.
Alfred diduga menjadi tim sukses salah satu pasangan calon (Kalatiku Paembonan-Etha Rimba Paembonan Tandi Payung).
Manto Palullungan Salurante membeberkan dugaan Pendeta Alfred mendukung pasangan Kalatiku Paembonan-Etha Rimba Paembonan Tandi Payung (Kala’-Etha).
“Salut buat pdt Alfred Anggui,sebagai tim luar biasa Kaleta,buktikan merahmu bung Alfred,” postingan Manto Palullungan Salurante di beberapa group facebook Toraja.
Postingan tersebut mendadak jadi trending topik di media sosial. Pendeta Alfred kemudian mengancam akan melakukan langkah hukum jika Manto Palullungan Salurante tidak meminta maaf dan menghapus postingan tersebut dalam waktu 2×24 jam.

Menanggapi ancaman tersebut, Manto saat dihubungi PEDOMANMEDIA mengaku tidak akan mengabulkan permintaan Pendeta Alfred itu.
“Yang jelas begini, saya sudah ditelpon dan saya bilang bahwa saya tidak akan hapus itu dan saya tidak akan minta maaf. Saya merasa bahwa itu postingan saya emangnya ada pelanggarannya disitu,” tegasnya, Minggu, 20 September 2020.
“Saya buktikan dan banyak orang melihat mendukung Kala’-Etha. Sebenarnya Pak Alfred terlalu membesar-besarkan masalah ini,” tambah Manto.
Terpisah, Pendeta Alfred menegaskan dirinya netral dan tidak menjadi tim sukses dari paslon manapun. Kata dia, semua paslon di Pilkada Toraja Utara adalah sahabat.
“Terkait dr Etha, saya dan suami beliau, Pak Henry Pailan itu sahabat lama sejak belasan tahun lalu. Kami melayani ke pelosok bersama-sama sejak dulu. Kalau dokter Etha, istri beliau, selain memang sepupu, memang sudah seperti anak sendiri bagi ayah kami. Dari dulu setiap datang di Toraja, mereka lebih sering tinggal di rumah orang tua kami di Bua. Mari jaga suasana kondusif dan persahabatan yang ada. Pilkada ini hendaknya jadi Pilkada damai,” demikian keterangan tertulis Pendeta Alfred ke PEDOMANMEDIA, Minggu Sore.
Sebelumnya, narasumber yang meminta namanya dirahasiakan mengungkapkan dugaan kuat keterlibatan Pdt Alfred Anggui. Ia bahkan disebut terlibat aktif hingga mengatur komunikasi dan pertemuan Kalatiku Paembonan dengan dokter Etha Rimba Paembonan Tandi Payung.
“Dia (Pendeta Alfred-red) pernah mempertemukan Kalatiku dan Etha di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Saya ingat sekali pertemuan itu pada Hari Sabtu. Pokoknya Kalatiku jadi berpasangan dengan Etha semua karena Pendeta Alfred yang mengatur sedemikian rupa. Gara-gara dia juga BPS Gereja Toraja dibawa-bawa dalam politik,” bebernya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
