Pilkada Torut
Warga Persoalkan Penyaluran Dana PIP Diduga Dipolitisasi Paslon Tertentu
Penyaluran bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP) jangan dipolitisasi. Seharusnya disalurkan tetap sasaran, khususnya bagi siswa yang orang tuanya kurang mampu.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Penyaluran bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020 di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, marak dipersoalkan oleh sejumlah warga.
Pasalnya, bantuan dana yang diperuntukkan untuk anak usia sekolah tersebut diduga dipolitisasi oleh pasangan calon (paslon) tertentu.
Berdasarkan penelusuran PEDOMANMEDIA, ditemukan adanya surat keterangan penerima dana PIP bagi siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Sanggalangi'.
Anehnya lagi, surat tersebut berlabel Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Pendidikan tapi dalam isinya menjelaskan bahwa bantuan tersebut dari dana aspirasi EVA STEVANY RATABA.
EVA merupakan istri dari Calon Bupati Yosia Rinto Kadang yang berpasangan dengan Yonathan Pasodung (Paslon Nomor Urut 01).
Sehingga warga menduga surat keterangan pemberian bantuan dana PIP tersebut dipolitisasi Paslon Nomor Urut 01 Yosia Rinto Kadang-Yonathan Pasodung (RINDU).
"Dalam surat keterangan penerima dana PIP itu ditandatangani langsung oleh kepala sekolah Ruth Minggu Tinda SPd," ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis, 08 Oktober 2020.
Ia sangat menyesalkan penyaluran bantuan dana PIP yang diduga dipolitisasi oleh Paslon RINDU dengan cara-cara seperti itu.
"Banyak warga disini juga mengeluh anak-anaknya sudah berbulan-bulan didata tapi tidak dapat karena ketahuan orang tuanya tidak mendukung paslon RINDU. Ini kan tidak adil karena dana bantuan itu dari pemerintah yang seharusnya tepat sasaran," kesalnya.
"Bayangkan saja, ada yang sangat tidak layak mendapatkan tapi karena orang tuanya mendukung Paslon RINDU jadi tetap dimasukkan. Sementara ada orang tua yang kasihan dengan penghasilannya pas-pasan tapi anaknya tidak dikasih hanya karena orang tuanya ketahuan tidak mendukung paslon Rindu," sesal dia.
Warga lain yang juga meminta identitasnya dirahasiakan, mengecewakan penyaluran dana bantuan PIP yang dimanfaatkan oknum anggota DPR RI dari Partai NasDem itu.
"Padahal kami dulu mendukung Ibu Eva Stevany Rataba. Tapi di Pilkada Toraja Utara ini memang kami tidak dukung suaminya (Yosia Rinto Kadang-red), makanya anak kami tidak dapat juga," ujarnya dengan nada sedih. (TIM)
